Jumat, 1 Agustus 2014 | 06:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham VIVA Tidak Direkomendasikan
Headline
ist
Oleh:
pasarmodal - Kamis, 7 Maret 2013 | 11:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Rencana grup Bakrie untuk menjual Visi Media Asia (VIVA) diberitakan hanya menyisakan dua penawar yaitu Chairul Tanjung dan Hary Tanoesoedibjo, sedangkan penawar lain mundur karena ketidakcocokan harga.

Mereka yang mundur menilai, harga yang diminta grup Bakrie terlalu tinggi. Seperti diketahui, harga VIVA dinaikkan menjadi US$1.8 miliar dari sebelumnya US$1.4 miliar.

Namun, komisaris utama VIVA menyangkal rencana tersebut dengan mengatakan bahwa belum ada rencana pelepasan saham dari para pemegang sahamnya.

Analis Ciptadana Securities mengatakan, pada harga US$1.4-1.8 miliar, dengan mengasumsikan 100% kepemilikan saham yang akan diambil, maka hal ini akan mencerminkan harga pembelian VIVA pada sekitar Rp869-1,117/saham dengan menggunakan kurs Rp9,600/lembar. “Not recommended untuk saham VIVA,”katanya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.