Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Mei 2015 | 22:18 WIB
Hide Ads

Hati-hati Bermain Saham IATA

Oleh : Jagad Ananda | Senin, 26 November 2012 | 15:42 WIB

Berita Terkait

Hati-hati Bermain Saham IATA
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Saham perusahaan yang didera kerugian, belum tentu jeblok. Contohnya harga efek yang diterbitkan PT Indonesia Air Transport (IATA).

Jika dihitung sejak awal November hingga Senin (26/11), saham perusahaan penerbangan milik Hary Tanoedoedibjo itu telah mencatatkan kenaikan, Rp 29 per lembar. Itu berarti, dalam waktu kurang sebulan, IATA telah naik lebih dari 16%.

Penguatan ini, sebenarnya, bukan berita aneh. Sebab, sebelumnya saham ini juga sempat melesat tanpa alasan yang jelas. Dalam dua pekan terakhir September misalnya, IATA pernah naik hingga 144%. Dan sejak itu, harga terus menggila. Sehingga, wajar kalau saham dari kelompok MNC Group ini mengalami suspen hingga beberapa kali.

Benar-benar aneh bin ajaib, memang. Soalnya, IATA boleh dibilang bukan perusahaan yang pandai mencetak pundi-pundi keuntungan. Dan sudah bertahun-tahun terus mengalami kerugian. Bahkan pada kuartal III-21012 lalu, perseroan masih mencatatkan rugi bersih Rp43,65 miliar.

Lonjakan harga, pertama kali terjadi, ketika pemegang saham mayoritas mendirikan PT MNC Infrastruktur Utama (MIU). Tapi, aksi ini dinilai tak layak mendongkrak harga sahamnya sampai setinggi itu. Sebab sebagai perusahaan baru, belum banyak proyek yang digarap MIU.

Begitu pun pemicu kenaikan yang terjadi di hari-hari ini, tidak memiliki bobot yang signifikan. Sebab, yang dijadikan sandaran hanyalah rencana PT MIU yang akan mengakuisisi enam ruas tol yang ada di tangan Grup Bakrie.

Betul ini merupakan proyek besar. Namun, bagaimana pun ini baru rencana yang belum tentu terealisasi. Sebab, peminat tol Bakrie bukan hanya MIU, tapi juga PT Jasa Marga. Jadi, berhati-hatilah dalam menyikapi saham Indonesia Air Transport. [mdr]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.