INILAH.COM, Jakarta - Investor asing cenderung melakukan aksi beli dengan total mencapai Rp1,15 triliun hingga pekan ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/9/2012), total net buy asing sepanjang 2012 telah mencapai Rp16,17 triliun. Adapun rata-rata volume transaksi harian mencapai 3,99 miliar saham dengan nilai transaksi perdagangan Rp4,40 triliun. Rata-rata frekuensi transaksi perdagangan harian mencapai 117,52 kali. Sedangkan kapitalisasi pasar saham mencapai Rp4,02 triliun.
Investor asing melakukan aksi beli dengan nilai aksi beli mencapai Rp234,9 miliar pada Senin (24/9/2012). Indeks Harga Saham Gabungan ditutup ke level 4.200,91. Namun, investor asing melakukan aksi jual senilai Rp158,4 miliar pada perdagangan saham Selasa (25/8/2012). IHSG ditutup menguat ke level 4.226. Frekuensi perdagangan saham cukup tinggi sebanyak 150.750 kali. Domestik melakukan aksi beli sebanyak Rp2,50 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,34 triliun.
Aksi beli pun kembali dilakukan oleh investor asing senilai Rp193 miliar pada perdagangan saham Rabu (26/9/2012). IHSG pun ditutup melah ke level 4.180,16 atau turun 1,10%. Investor domestik cenderung melakukan aksi jual senilai Rp2,79 triliun dan aksi beli senilai Rp2,60 triliun. Investor asing terus melanjutkan aksi beli senilai Rp194,7 miliar pada perdagangan saham Kamis (27/9/2012). IHSG ditutup menguat ke level 4.225,02. Frekuensi perdagangan saham cukup tinggi sebanyak 145.699 kali. Domestik cenderung melakukan aksi jual senilai Rp2,82 triliun dan aksi beli senilai Rp2,63 triliun.
Pada akhir pekan, investor asing melakukan aksi beli hingga mencapai Rp534,20 miliar. IHSG ditutup menguat ke level 4.262,50 atau naik 0,88%. Berdasarkan riset tim PT Henan Putihrai, penguatan mata uang Asia menunjukkan aliran dana ke pasar finansial di Asia tetap berlangsung. "Optimisme pasar terlihat masih terjaga, kami berharap tidak adanya volatilitas pasar yang berlebih dalam sepekan ke depan," tulis tim riset PT Henan Putihrai.