Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 19:30 WIB

Pesta di Lantai Bursa Saham Masih Akan Berlanjut

Oleh : Bastaman | Senin, 24 September 2012 | 21:14 WIB
Pesta di Lantai Bursa Saham Masih Akan Berlanjut
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tak ada pesta yang tak usai. Demikian pula pesta yang telah berlangsung selama beberapa pekan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI).

Belakangan ini, perdagangan di bursa kesayangan kita itu mulai mengendur. Seperti yang terjadi Senin (24/9/2012), indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melemah 43,71 poin (1,03%) ke level 4.200,91.

Banyak yang percaya, selain disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking), pelemahan yang terjadi di bursa hari ini tak lepas dari bursa di Wall Street. Di akhir pekan lalu, "kiblat" bursa dunia itu menunjukan perilaku yang hampir sama dengan bursa-bursa dunia lainnya. Indeks Dow Jones misalnya, tak melonjak-lonjak lagi seperti sebelumnya. Bahkan, pada Jumat dini hari pekan lalu, Dow Jones ditutup melemah 0,13%.

Para ivestor tampaknya masih menunggu sejumlah pengumuman penting yang bakal ke luar pekan ini. Salah satunya adalah pengumuman data perekonomian Amerika seperti pertumbuhan ekonomi kuartal II dan penjualan rumah selama Agustus. Investor juga masih menungggu hasil pertemuan Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi dengan Kanselir Jerman Angela Markel.

Nah, jika dari kedua peristiwa penting itu muncul sentimen positif, diperkirakan IHSG akan kembali melanjutkan penguatannya. "Kalau hasilnya cukup positif, risk appetite bakal muncul lagi," ujar Alwy Assegaf, analis dari Universal Broker Indonesia. Karena itu, Alwy memperkirakan pekan ini indeks akan bergerak di kisaran 4.2054.272.

Beberapa pelaku pasar juga optimistis IHSG akan kembali menguat. Parningotan Julio, contohnya. Analis dari Batavia Properindo Sekuritas ini percaya, setelah konsolidasi, pasar akan kembali menguat. Ia memperkirakan indeks akan bergerak di rentang 4.1834.273. "Tapi pasar masih akan tergantung dari sentimen yang bertiup dari luar," katanya. [mdr]

Tags

 
x