INILAH.COM, Jakarta - Saham Erajaya Swasemba Tbk (ERAA) menjadi top foreign Sell mencapai 68,9 juta saham dari volume perdagangan 40,6 juta saham senilai Rp80,3 miliar.
Demikian mengutip data BEI, Jumat (21/9/2012). Saham PT Erajaya Swasemba Tbk (ERAA) mengalami penjualan dengan harga per saham Rp1.950 per saham sejumlah 241 juta saham pada 20 September 2012. Penjualan tersebut dilakukan salah satu pemegang saham yaitu PT Eralink International dengan nilai penjualan Rp469,95 miliar.
Direktur Marketing dan Komunikasi PT Erajaya Swasembada Tbk, Djatmiko Wardoyo menuturkan, penjualan saham oleh pemegang saham utama PT Erajaya Swasembada Tbk membuat free float saham perseroan di atas 40%. Dengan free float saham sebesar 40% tersebut, perseroan dan pemegang saham mendapatkan keuntungan karena sesuai Peraturan yang berlaku Perseroan berhak mendapatkan penurunan PPh Badan sebesar 5% menjadi 20% dari sebelumnya 25%.
Selanjutnya saham ELTY mencapai 25,7 juta saham dari volume perdagangan 400,04 juta saham. Saham BUMI mencapai 23,09 juta saham dari volume 198,5 juta saham. Untuk saham BRAU mencapai 21,5 juta saham dari volume perdagangan 97,7 juta saham. Saham ASRI mencapai 20,3 juta saham dari volume 70,1 juta saham.
Untuk saham BBNI mencapai 11,6 juta saham dari volume perdagangan 30,4 juta saham. Selanjutnya saham UNSP mencapai 10,9 juta saham dari volume 40,5 juta saham. Saham CNKO mencapai 10,2 juta saham dari volume perdagangan 241,8 juta saham.
Sementara saham KPIG mencapai 7,5 juta saham. Untuk saham IATA mencapai 6,8 juta saham dari volume 421,02 juta saham.