Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Mei 2015 | 06:10 WIB
Hide Ads

Spanyol Enggan Ajukan Bailout, Rupiah Tiarap

Oleh : Ahmad Munjin | Rabu, 19 September 2012 | 17:15 WIB
Spanyol Enggan Ajukan Bailout, Rupiah Tiarap
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (19/9/2012) ditutup melemah 35 poin (0,36%) ke angka 9.530/9.545 dari posisi kemarin 9.495/9.505.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, pelemahan rupiah hari ini dipicu oleh ketidakpastian Spanyol. Menurutnya, pasar kecewa dengan Spanyol yang terlihat menunda untuk mengajukan bantuan keuangan (bailout) kepada Uni Eropa. Padahal, pengajuan tersebut menjadi prasyarat untuk mengaktifkan intervensi obligasi bermasalah oleh European Central Bank (ECB) di pasar sekunder.

Akibatnya, kata Firman, dolar AS mengalami short covering pascakejatuhan tajam belakangan ini."Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya 9.550 setelah mencapai level terkuatnya 9.520 per dolar AS yang sekaligus sebagai level pembukaan ," katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Di sisi lain, lanjut dia, walaupun sentimen cukup positif setelah Bank of Japan (BoJ) meluncurkan kebijakan moneter, pasar tetap masih mencemaskan potensi memburuknya hubungan dagang antara China dengan Jepang setelah memanasnya sengketa pulau dalam beberapa hari terakhir.

Padahal, Jepang menambah program pembelian asetnya sebanyak 10 triliun yen (US$127 miliar), dari 70 triliun menjadi 80 triliun. "Angka tersebut cukup agresif," timpal dia.

Sebab, lanjut Firman, jika dikonversi ke dolar AS, angkat tersebut mencapai US$127 miliar sehingga cukup untuk mengimbangi kucuran stimulus The Fed sebesar US$40 miliar. "Tapi, meski US$40 miliar, Fed sebenarnya lebih agresif karena program tersebut tak terbatas," imbuhnya.

Alhasil, dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Indeks dolar AS menguat ke 79,263 dari sebelumnya 79,249. "Terhadap euro, dolar AS ditransaksikan menguat ke US$1,3030 dari sebelumnya US$1,3046 per euro," imbuh Firman.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.