Sabtu, 23 Agustus 2014 | 14:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Produksi Naik, Rekomendasi Buy Untuk AALI
Headline
ist
Oleh:
pasarmodal - Rabu, 19 September 2012 | 13:38 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan produksi crude palm oil (CPO) AALI naik 9,9% menjadi 887.310 ton pada periode Januari -Agustus 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar 807.720 ton. Ini adalah yang positif.

Etrading Sekuritas mengatakan, produksi CPO AALI yang bertumbuh 9,9% merupakan hal yang positif. Produksi ini ditopang oleh peningkatan produksi sawit dari area Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

“Di tengah melandainya harga komoditas CPO dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tumbuhnya produksi CPO AALI diharapkan mampu menopang pertumbuhan kinerja keuangan AALI pada masa mendatang,”katanya.

Sebagai catatan, sampai akhir 2012, produksi minyak nabati utama dunia (Minyak Sawit, Minyak Kedelai, Rapeseed dan Bunga Matahari) diproyeksikan sebesar 132,17 juta ton, naik 2,7% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar 128,72 juta ton.

Dari target tersebut, produksi dari minyak sawit diperkirakan mencapai 51,59 juta ton atau memberikan kontribusi sebesar 39% dari total produksi.

Konsensus analis (Bloomberg) mencatat 12 rekomendasi beli, 11 rekomendasi tahan dan 8 rekomendasi jual dengan target harga Rp22.961 per saham AALI. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.