Jumat, 31 Oktober 2014 | 20:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Indeks Saham Masih Rawan Koreksi
Headline
inilah.com
Oleh: Bastaman
pasarmodal - Selasa, 18 September 2012 | 22:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali merosot. Pada perdagangan Selasa (18/9/2012) indeks ditutup di level 4.223,89. Ini berarti melemah 31,39 poin (0,74%) di bandingkan dengan posisi sehari sebelumnya. Seperti biasa, pergerakan saham di awal pekan ini masih dipengaruhi oleh aksi profit taking dan kondisi bursa Amerika.

Sebagaimana yang terjadi di akhir pekan lalu, indeks Dow Jones sempat menguat akibat angin segar yang ditiupkan The Fed. Lewat program quantitative easing jilid 3 (EQ3), The Fed akan memberikan stimulus lewat pembelian obligasi sebesar US$85 miliar per bulan. Rencana inilah yang membuat bursa dunia bergairah.

Namun, di awal pekan ini, aksi ambil untung melanda hampir semua bursa utama dunia, termasuk Wall Street. Saham-saham di Wall Street, misalnya, mengalami kemerosotan akibat aksi ambil untung. Akibatnya, Senin dini hari tadi indeks Dow Jones ditutup melemah 0,30%. Penurunan juga dialami oleh indeks Hang Seng (turun 0,27%), Nikkei (,39%), dan Straits Times (0,29%).

Kekwatiran para kreditor terhadap ketidak mampuan Yunani mengurangi defisit anggaran juga mendukung pelemahan bursa regional. Belum lagi ancaman sanksi dagang yang dilontarkan China terkait keputusan Jepang membeli tiga pulau di Laut Cina Timur. Selain itu, para investor juga masih menunggu hasil pertemuan pimpinan Eropa yang akan berlangsung pekan ini.

Kondisi tersebut diperkirakan akan membayangi perdagangan di lantai bursa. Akan tetapi, menurut Pang Tek Djen, analis Sucorinvest Central Gani, yang mengkhawatirkan adalah saat ini IHSG berada di area jenuh beli. “Indeks bisa terkoreksi dalam jangka pendek,” katanya. Selain itu, para investor juga diperkirakan akan melepas sahamnya untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan hasil buruk dari pertemuan pimpinan Eropa.

Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Zulfirman Basir, analis Monex Investindo Future. “Kemungkinan pekan ini kita tak akan melihat pergerakan (IHSG) yang drastis,” katanya. Ia memperkirakan indeks pekan ini akan bergerak di rentang 4.230 – 4.270. Sedangkan Pang memperkirakan indeks akan berfluktuasi dengan kecenderungan melemah di kisara 4.235 – 4.273. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.