Rabu, 26 November 2014 | 19:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kajian Pengurangan Lembar Saham Rampung Akhir 2012
Headline
inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Senin, 10 September 2012 | 11:32 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan kajian pengurangan jumlah lembar saham dalam 1 lot dari 500 lembar saham menjadi 100 lembar saham, dapat rampung pada akhir 2012.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat mengatakan, wacana pengurangan jumlah lembar saham dalam 1 lot, dari 500 lembar saham menjadi 100 lembar saham, masih dalam kajian riset di BEI.

"Kajian tersebut masih di BEI. Kalau sudah siap baru nanti diimplementasikan. Kajian tersebut diharapkan selesai sebelum akhir tahun 2012 jadi tahun depan bisa disosialisasikan," tutur Samsul, saat ditemui wartawan, Senin (10/9/2012).

Adapun pengurangan itu bertujuan untuk memperbesar investor ritel. Biaya investasi pun diharapkan lebih murah dengan pengurangan lot saham.

Lebih lanjut ia menuturkan, kajian pengurangan jumlah lembar saham dalam 1 lot tersebut juga melihat contoh di beberapa negara. Meski begitu, pihaknya tidak serta merta menyamakan pengurangan jumlah lembar saham dengan negara lain. Namun BEI akan melakukan penyesuaian dengan kebutuhan pasar modal Indonesia.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengkaji pengurangan jumlah lembar saham dalam 1 lot dari 500 lembar saham menjadi 100 lembar saham. Kajian tersebut baru digodok di BEI. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.