INILAH.COM, Jakarta – Hingga penutupan IHSG diprediksi melemah seiring profit taking sementara jelang pertemuan Jackson Hole besok dan pertemuan European Central Bank (ECB) pekan depan.
Pada sesi pertama perdagangan Kamis (30/8/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup melemah 61,73 poin (1,51%) ke angka 4.031,441. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang turun 11,93 poin (1,70%) ke angka 690,297.
Analis dari Equator Securities Gina Novrina Nasution mengatakan, Wall Street pada perdagangan tadi malam bergerak mixed dan ditutup menguat terbatas. “Dow Jones, S&P dan Nasdaq masing-masing menguat tipis sebesar 0,1%,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Hal tersebut, lanjutnya, terjadi setelah laporan dari The Fed bahwa perkonomian Amerika secara bulanan untuk bulan Juli dan awal Agustus naik tipis. “Namun lain halnya dengan bursa Eropa yang bergerak mixed ditengah kembali maraknya sentimen mengenai krisis keuangan yang masih belum ada strategi dan penyelesaian untuk menanggulangi krisis keuangan yang terjadi,” timpalnya.
Akibatnya, FTSE mengalami pelemahan sebesar 0,6% dan CAC 0,5% namun DAX berhasil menguat tipis 0,1%.
Ditengah penantian pasar atas hasil pertemuan European Central Bank (ECB)pada 6 September 2012 dan pidato dari Gubernur The Fed Ben Bernanke pada Jackson Hole Symposium dengan harapan Stimulus Q3 dikucurkan membuat aksi profit taking untuk sementara waktu.
Kondisi ini, lanjut dia, yang membuat bursa regional pagi ini dibuka mengalami pelemahan. Sentimen negatif yang masih melanda di bursa global dan regional membawa potensi pelanjutan pelemahan untuk IHSG pada perdagangan hari ini. “IHSG akan bergerak dengan kisaran perdagangan di level 4.050-4.121,” imbuh Gina.
Dalam risetnya, eTrading Securitities menyebutkan, bahwa secara teknikal, penurunan IHSG kemarin telah membuat support uptrend 4.120 tertembus dan kembali memasuki area support sideways-nya. Sementara itu, Moving Average Convergence-Divergence (MACD) Histogram IHSG telah turun ke area negatif sehingga membuat peluang IHSG menguji level 4.040 semakin besar.
Karena itu, Kamis (30/8/2012) ini, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di kisaran support 4.040 dan resistance 4.170. “Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain, PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS).