INILAH.COM, Jakarta - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I tahap III senilai Rp1 triliun dengan tingkat bunga tetap.
Menurut Direktur Utama Adira Finance, Willy Suwandi Dharma, dana hasil penjualan obligasi ini akan digunakan untuk menunjang pertumbuhan pembiayaan perusahaan. "Dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan perubahan peraturan tentang uang muka, kami menargetkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp29 triliun tahun ini. Dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan dan kondisi pasar modal saat ini kami memutuskan untuk menerbitkan obligasi tersebut pada Semester II tahun ini," ujarnya pada Selasa (28/8/2012) malam.
Hingga Juni 2012, nilai pembiayaan Adira Finance sudah mencapai Rp16,4 triliun. Atau tumbuh 11% dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah pembiayaan baru ini, pembiayaan sepeda motor mencapai Rp10 triliun atau setara dengan 939 ribu unit.
"Sementara penjualan sepeda motor nasional pada Semester I tahun ini mengalami penurunan sebesar 8% menjadi 3,7 juta unit dibanding Semester I tahun lalu sebesar 4 juta unit. Tapi pembiayaan sepeda motor kami masih tumbu 3% yang menjadikan pangsa pasar kami juga naik menjadi 15,5% dari 14,3%," tukas Marwoto Soebiakno, Wakil Dirut merangkap Direktur Pemasaran Pembiayaan Motor Adira Finance menambahkan.
Sementara untuk pembiayaan mobil Semester I 2012 naik sebesar 19% menjadi Rp6,5 triliun dari Rp5,5 triliun pada periode yang sama 2011. Dari jumlah tersebut pembiayaan mobil baru mengkontribusi 69% atau sebesar Rp4,5 triliun atau tumbuh 21% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara pembiayaan mobil bekas tumbuh 11% atau Rp2 triliun.
"Ini sejalan dengan angka pertumbuhan nasional mobil sebesar 22% pada Semester I tahun ini, sehingga kami dapat mempertahankan pangsa pasar mobil baru sebesar 5,9%," papar Hafid Hadeli, Direktur Pemasaran Pembiayaan Mobil Adira Finance. [hid]