INILAH.COM, Jakarta - IHSG diperkirakan akan bergerak dalam fase koreksinya dengan tingkat volatilitas yang tinggi.
"Target pelemahan pertama terletak pada 4.015-4.033," ujar Samuel Utomo dalam catatan risetnya, Rabu (29/8/2022)..
Pelemahan yang terjadi pada perdagangan kemarin sekaligus mengkonfirmasi breakout pada pola rising wedge. Ini berakibat IHSG akan bergerak menuju area gapnya sebagai target pelemahan pertamanya.
"Harga akan bergerak secara tidak beraturan dalam fase koreksinya saat ini. Target pelemahan terebut dapat tercapai dalam dua hari ini, di mana akan teradi siklus Full Moon pada hari ini," tukas Samuel Utomo.
Dia pun menyarankan investor untuk mengambil langkah wait and see sambil menunggu pembentukan area bottom selanjutnya. "Tidak ada stockpick pada hari ini," katanya.
Telah terjadi breakout dari pola rising wedge, sehingga harga akan bergerak melemah pada beberapa hari ke depan. "Kita telah mengamati bahwa pembentukan formasi bearish divergence pada indikator stokastik akan mendukung fase pelemahan yang akan terjadi pada IHSG," ungkapnya.
Minggu ini merupakan saat di mana investor akan mementaskan posisi-posisi pada portofolionya. "Jadi kita akan mengambil posisi wait and see untuk minggu ini hingga terbentuk area bottom yang signifikan sehingga kita dapat kembail melakukan buy on weakness,"ujarnya. [ast]