INILAH.COM, New York - Ekonomi AS bernasib sedikit lebih baik pada kuartal kedua 2012. Laju pertumbuhan ekonomi mencapai 1,7%.
Ekonom memperkirakan PDB AS terebut hanya 1,5%. Pada periode Januari-Maret, pertumbuhan ekonomi AS sebesar 2%. Namun laju pertumbuhan tersebut masih terlalu lambat untuk dijadikan alasan pelonggaran moneter dari Fed.
Spekulasi kebijakan moneter lanjutan dari Fed sempat sangat tinggi. Walaupun Fed dapat menawarkan dengan jelas prospek ke depan dengan program terebut. Gubernur Fed, Ben Bernanke dapat menawarkan lebih elas prodpek kebijakan ke depan. Bernanke akan menerbitkan stimulus moneter lanjutan.
Untuk tingkat pengangguran bulan Juni stagnan di 8,3 persen per Juli 2012. Hal ini diperkirakan akan menjadi batu sandungan terhadap prospek pemerintahan Obama yang akan mengikuti pemilu lagi bulan November.