Rabu, 19 Juni 2013 | 23:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Rekomendasi Saham Pilihan Rabu (29/8/2012)
Headline
inilah.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Rabu, 29 Agustus 2012 | 04:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan saham Rabu (29/8/2012) berpeluang mencermati beberapa saham.

Pengamat pasar modal, Jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham ICBP, INTP dan LSIP. Untuk saham ICBP berhasil menembus resisten konsolidasinya di 6.750 dan saat ini tengah menguji level tertingginya di 6.850.

Jika ICBP mampu melampaui level ini, terdapat target penguatan selanjutnya di 7.700 dengan minor target 7.200. MACD yang berpeluang Golden Cross menunjukkan peluang naik lebih besar daripada turun. Saham ICBP disarankan beli dengan strong buy jika menembus 6.850 dengan stoploss 6.450.

Untuk saham LSIP kembali turun ke bawah support psikologis MA200-nya. Jika LSIP terus berada di bawah MA200, maka saham ini terancam mengalami penurunan lanjutan menuju 2350 dengan minor target 2.475. MACD yang menurun menunjukkan saham ini bergerak negatif. Saham LSIP disarankan sell on strength jika menembus 2.525.

Untuk saham INTP bergerak dalam sebuah tren naik didukung posisi MA50 > MA100 > MA200 yang menunjukkan kriteria tren naik yang cukup ideal. Jika INTP mampu bertahan di atas support 20.000 dan menguat menembus level 21.300, saham ini berpeluang besar melanjutkan tren naiknya menuju 24.750 dengan minor target 22.600.

MACD yang mendatar menunjukkan saham ini berada di akhir konsolidasinya. Saham INTP disarankan beli jika menembus 21.300 dengan stoploss di 20.000.

Sementara analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.130-4.160. Saham pilihan MAPI, INDF, ADHI, SSIA, LPCK.

IHSG pada perdagangan Selasa kemarin bergerak fluktuatif pada range terbatas sebelum akhirnya dtutup melemah tipis. Investor global tampaknya masih menunggu indikasi bank sentral Amerika akan memberikan stimulus tahap 3. Banyak pengamat memperkirakan Chairman the Fed, Bernanke akan mengatakan hal yang sama seperti yang lalu-lalu. Bernanke kemungkinan tidak akan mengumumkan stimulus tambahan pada pidato 31 Agustus mendatang.

Bank sentral Eropa pada bulan depan juga akan merumuskan rencana pembelian surat utang dan selain itu perwakilan dari kreditor Yunani akan mengumumkan perkembangan kondisi utang Yunani. "Sementara dari dari dalam negeri tampaknya anjloknya saham BUMI juga berdampak menjadi sentimen negatif bagi saham sektor tambang lainnya," katanya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.