INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa berada di posisi sideaways yang didorong sektor saham pertambangan dan perusahaan minyak pada perdagangan saham Senin (20/8/2012). Pelaku pasar bersiap-siap menghadapi pertemuan pemangku kebijakan untuk mengatasi krisis utang Eropa.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,1% ke level 272,97 setelah penutupan minggu lalu sebesar 1,1%. Sektor saham perusahaan minyak memberi tekanan meski harga minyak naik. Saham BP Plc turun 0,3% dan Royal Dutch Shell Plc turun 0,6%. Sementara itu, saham Heineken NV naik 1,2% setelah perseroan menaikkan penawaran umum beli seluruh saham joint-venture partner Fraser and Neave Ltd di Asia Pacific. Demikian seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (20/8/2012).
Indeks DAX 30 naik 0,3% ke level 7.058,35 didorong dari saham SAP AG naik 1,1%. Saham HSBC Holdings Plc turun 0,3%. Indeks FTSE 100 turun ke level 5.850. Indeks CAC 40 naik 0,4% ke level 3.500,54 didorong kenaikan saham Sanofi SA naik 0,8%.
Pelaku pasar melihat arah indeks saham saham dalam seminggu ke depan. Hal itu dikarenakan pertemuan tentang masalah utang zona Euro kembali mendapatkan perhatian terutama perhatian ke Yunani. Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras akan bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin pada Jumat ini.
Pihaknya dikabarkan akan meminta perpanjangan pelaksanan langkah-langkah penghematan baru untuk empat tahun ketimbang dua tahun disepakati yang bagian dari bailout kedua negara tersebut. Selain itu, Perdana Menteri Yunani akan mengunjungi Presiden Perancis Francois Hollande.
Sementara itu, bank sentral Eropa sedang mempertimbangkan batas pengatuan pada yield sovereign bond di negara seperti Italia dan Spanyol. Hal itu memberi sentimen positif ke bursa saham Spanyol dan Italia. Indeks Spanyol IBEX 35 naik 0,6% dan indeks FTSE MIB Italia naik 0,8%.