INILAH.COM, Jakarta - PT Danareksa Invesment Management akan menerbitkan reksa dana baru yaitu reksa dana saham dan pendapatan tetap pada semester kedua 2012. Dengan penerbitan reksa dana tersebut dapat mendorong kenaikan dana kelolaan menjadi Rp14 triliun pada akhir 2012.
Direktur PT Danareksa Investment Management Prihatmo hari menuturkan, pihaknya telah menerbitkan reksa dana terproteksi sekitar 5 produk pada semester pertama 2012. Pihaknya akan kembali menerbitkan reksa dana baru yaitu reksa dana saham dan pendapatan tetap pada September 2012.
"Kami akan menerbitkan reksa dana saham dan pendapatan tetap pada semester kedua. Memang ada rotasi sektor strategis. Dana kelolaannya ditargetkan masing-masing Rp200 miliar," tutur Prihatmo, kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Prihatmo menuturkan, pihaknya menargetkan dana kelolaan sebesar Rp14 triliun hingga akhir tahun 2012. Dana kelolaan tersebut terdiri dari reksa dana sebesar Rp10 triliun dan sisanya kontrak pengelolaan dana (KPD) dan Kontrak Investasi Kolektif Beragun Aset (KIK EBA).
Saat ditanya mengenai sektor saham menarik di pasar modal, Prihatmo menilai, saat ini pasar modal Indonesia cukup sehat. Meski sektor saham komoditas turun, sektor konsumer mencatatkan performa baik karena tidak terlalu terpengaruh global. Pihaknya pun akan membidik sektor saham lain seperti sektor saham infrastruktur pada September 2012.
"Kita akan bidik beberapa sektor selain konsumer, ada sektor saham yang menarik yaitu sektor saham infrastruktur. Sektor saham infrastruktur untuk jangka panjang," kata Prihatmo.