INILAH.COM, Jakarta-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan masih akan dipengaruhi sentimen domestik, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih mengatakan penguatan terjadi di tiga sektor saham karena pengaruh sentimen jangka pendek. "Penguatan akan terjadi pada pergerakan IHSG sepekan ke depan terutama sentimen domestik jangka pendek di momen hari raya Idul Fitri," kata Muhammad Alfatih kepadaINILAH.COMdi Jakarta, Sabtu (11/8/2012).
Ia menganjurkan kepada para investor mengincar saham sektor komunikasi, transportasi dan konsumsi. Namun tetap ungkapnya perlu diwaspadai karena pasar juga melihat momen lebaran untuk mengamankan portofolionya.
"Saham di sektor komunikasi, transportasi dan konsumsi ini diprediksi cerah pada pergerakan IHSG sepekan menjelang hari raya," ungkapnya.
Untuk level resistence Alfatih memprediksi indeks berada pada level 4.060 dan level support diperkirakan berada pada 4.150 sampai 4.170. "Jikalau menembus 4.170 saja berarti penguatan yang cukup fantastis, dan sentimen domestik benar berpengaruh," ujarnya.
Sementara Yuganur Wijanarko, Senior Research HD Capital mengatakan, profit taking akibat regional membuat IHSG perdagangan kemarin masih terjebak dalam formasi konsolidasi antara 4.070-4.150. Alhasil, pelaku pasar masih wait and see akan pergerakan ke depan, dengan melihat kisaran support tersebut sebagai breakdown and breakout point.
“IHSG pekan depan akan bergerak di level support 4.110-4.070-3.960 dengan resistan di 4.150-4.200-4.250,”katanya.
Dengan tertahannya indeks dalam formasi konsolidasi, Yuga merekomendasikan beberapa emiten. Seperti Media Nusantara Citra (MNCN), Bhakti Investama (BHIT), Telekomunikasi (TLKM) dan Perusahaan Gas (PGAS),”Rekomendasi beli saham-saham ini,”ujarnya.
Sebagai catatan indeks IHSG Jumat (10/8/2012) ditutup menguat atau bergerak sideways pada level 4.141,56 dari posisi pekan sebelumnya (3/8/2012) 4.099,81.[ast]