Kamis, 20 Juni 2013 | 07:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa AS Lanjutkan Reli Untuk Hari Keenam
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Sabtu, 11 Agustus 2012 | 05:57 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Bursa saham AS menguat pada menit-menit terakhir perdagangan Jumat (10/8/2012) melanjutkan reli hari keenam. Meskipun laporan perdagangan China mengecewakan pasar.

Indeks Dow Jones dan indeks S&P membawa penguatan selama lima pekan. Indeks Dow naik 0,3% me 13.207 dipimpin saham HP dan saham Alcoa. Indeks S&P naik 0,2% ke 1.405 dan indeks Nasdaq naik 0,07 persen ke 3.020.

Pada pekan ini, saham Dow naik 0,8%, indeks S&P naik 1,07% dan indeks Nasdaq naik 1,7 persen. Saham HP menguat tertinggi pada pekan ini. Sedangkan saham America Express turun terdalam dala pekan ini.

"Kami bergerak ke akhir musim laporan pendapatan dan pasar moda semakin didorong oleh data makro yang belum terlalu memuaskan." kata Lawrence Creatura dari Federated Investors.

Pada bulan Juli, ekspor China hanya naik 1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini memunculkan harapan bank sentral setempat untk mengambil langkah lanjutan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Untuk data AS di bulan Juli tentang harga impor turun 0,6%. Data ini telah menunjukkan penurunan selama empat bulan terakhir.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.