Rabu, 22 Mei 2013 | 16:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tak Sehebat Klubnya, Saham Manchester United Loyo
Headline
IST
Oleh: TJS
pasarmodal - Sabtu, 11 Agustus 2012 | 05:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York – Tak sehebat tim sepak bolanya, saham klub sepak bola Manchester United mengawali debutnya di Bursa Efek New York dengan pergerakan yang lamban.

CNN Money memberitakan, setelah dicatatkan perdana dengan harga US$14 di bursa Wall Sreet itu, Jumat (10/8/2012), saham berkode MANU itu hanya bergerak naik menjadi US$14,05 dan kemudian tak bergerak selama perdagangan. Saham itu mengakhiri hari pertamanya di bursa pada harga US$14 atau kembali ke harga IPO.

Sebelumnya, Manchester United gagal meraih simpati pemodal dalam road show, bahkan dipaksa untuk menurunkan harga IPO-nya menjadi US$14 dari perkiraan sebelumnya antara US$16 hingga US$20 per saham.

Sam Hamadeh, CEO PrivCo, menilai pemodal khawatir saham perusahaan Inggris itu akan bernasib sama seperti Facebook yang banyak digembar-gemborkan namun loyo ketika memasuki pasar.

“Apa yang kita lihat hari ini adalah penentangan pemodal terhadap harga IPO yang overvalue. Ini merupakan paradigma baru, karena sebagai merek, MANU sangat dikenal,” ujarnya. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.