INILAH.COM, New York - Bursa berjangka AS mengisyaratkan Wall Street lebih rendah pada perdagangan Jumat (10/8/2012). Pasar tertekan data ekspor China di bulan Juli.
Pemerintah China, hari ini merilis data ekspor bulan Juli year on year maik hanya 1 persen. Hal ini di bawah ekspektasi investor. Selain itu, Asosiasi Energi International (AIE) memangkas proyeksi permintaan minyak tahu 2012.
Bursa saham AS ditutup mixed pada Jumat (10/8/2012) dini hari tadi. Indeks S&P 500 memperpanjang reli didorong harapan stimulus ekonomi dari bank sentral terhadap pasar.
Bursa saham Eropa melemah seperti indeks Eropa Stoxx 600 turun 0,3% menjadi 269,36, indeks IBEX Spanyol turun 1,6% menjadi 7.047,10. Indeks DAX, Jerman turun 0,6% menjadi 6.929,48. Indeks CAC turun 0,6% ke 3.442,24 dan indeks FTSE tergelincir 0,2% ke 5.839,95.
Bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 1%, indeks Nikkei turun 0,9%, indeks STI naik 0,02%, indeks Shanghai turun 0,2%, indeks Kospi naik 0,3%, indeks SX turun 0,7%.
Kurs EUR/USD turun 0,2% ke 1.2269, kurs USD/JPY turun 0,1% ke 78,44, kurs EYR/JPY turun 0,4% ke 96,23. Untuk harga minyak mentah AS di Asia turun 0,9% ke US$92,48 per barel, minyak Brent turun 0,7% ke US$112,43. Harga emas turun 0,7% ke US$1.605 per troy ons.