Senin, 20 Mei 2013 | 21:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa AS Berpotensi Turun
Headline
ist
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Jumat, 10 Agustus 2012 | 19:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Bursa berjangka AS mengisyaratkan Wall Street lebih rendah pada perdagangan Jumat (10/8/2012). Pasar tertekan data ekspor China di bulan Juli.

Pemerintah China, hari ini merilis data ekspor bulan Juli year on year maik hanya 1 persen. Hal ini di bawah ekspektasi investor. Selain itu, Asosiasi Energi International (AIE) memangkas proyeksi permintaan minyak tahu 2012.

Bursa saham AS ditutup mixed pada Jumat (10/8/2012) dini hari tadi. Indeks S&P 500 memperpanjang reli didorong harapan stimulus ekonomi dari bank sentral terhadap pasar.

Bursa saham Eropa melemah seperti indeks Eropa Stoxx 600 turun 0,3% menjadi 269,36, indeks IBEX Spanyol turun 1,6% menjadi 7.047,10. Indeks DAX, Jerman turun 0,6% menjadi 6.929,48. Indeks CAC turun 0,6% ke 3.442,24 dan indeks FTSE tergelincir 0,2% ke 5.839,95.

Bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 1%, indeks Nikkei turun 0,9%, indeks STI naik 0,02%, indeks Shanghai turun 0,2%, indeks Kospi naik 0,3%, indeks SX turun 0,7%.

Kurs EUR/USD turun 0,2% ke 1.2269, kurs USD/JPY turun 0,1% ke 78,44, kurs EYR/JPY turun 0,4% ke 96,23. Untuk harga minyak mentah AS di Asia turun 0,9% ke US$92,48 per barel, minyak Brent turun 0,7% ke US$112,43. Harga emas turun 0,7% ke US$1.605 per troy ons.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.