Kamis, 23 Mei 2013 | 12:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
IHSG Potensi Menguat Terbatas, Apa Saham Potensial
Headline
inilah.com
Oleh:
pasarmodal - Kamis, 9 Agustus 2012 | 08:54 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan kenaikan, meski terbatas. Apa saham pilihan analis?

Edwin Sebayang, analis dari MNC Securities mengatakan, bursa Indonesia diperkirakan akan berjalan sepi dan cenderung stagnan, seiring semakin dekatnya liburan panjang Lebaran. “Namun, untuk hari ini, IHSG masih berpeluang bergerak di kisaran 4.065 – 4.117,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, Wall Street dan Bursa Utama Eropa mulai kehabisan tenaga untuk mendorong IHSG terus menguat. Apalagi terfaktorkannya ECB dan The Fed yang akan mengeluarkan paket stimulus baru, mulai disusul berita negatif seperti Spanyol, Italia dan Irlandia didowngrade oleh pemeringkat DBRS dan naiknya yield obligasi Spanyol tenor 10 tahun ke atas 7%.

Namun, jika data dari China Industrial Output Juli yang diperkirakan tumbuh 9,8% YoY dan Fixed Asset Investment Juli diperkirakan tumbuh menjadi 20,5, serta inflasi yang diperkirakan turun terendah selama 30 bulan terakhir ke level 1.7% dibandingkan 2.2% pada Juni, maka hal ini akan mendorong Bank Sentral meluncurkan kebijakan moneter baru yang positif untuk bursa Asia, sehingga bisa membawa angin segar untuk IHSG.

Adapun Dow Jones kembali menguat di hari keempat, dengan naik 7,04 poin (0,04%) diiringi turunnya The CBOE Volatility Index sebesar 4.19% ditutup pada level 15.32. Hal ini didorong harapan adanya stimulus baru dari ECB dan The Fed serta data produktifitas di kuartal dua 2012 yang lebih besar dari prediksi awal.

Namun, dalam perjalanan masa penantian September, hanya tinggal sedikit harapan untuk mendorong Pindeks saham ke posisi lebih tinggi setelah indeks naik ke level tertinggi tiga bulan terakhir.

Di tengah situasi ini, Edwin merekomendasikan beberapa emiten, seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), Astra International (ASII), Telekomunikasi (TLKM), Unilever (UNVR), United Tractor (UNTR), AKR Corporindo (AKRA), TB Bukit Asam (PTBA), Harum Energy (HRUM), Indomobil (IMAS), Ciputra Development (CTRA), Alam Sutera Realty (ASRI), Summarecon (SMRA), Supra Boga Lestari (RANC) dan Astra Agro Lestari (AALI),”Rekomendasi beli untuk emiten-emiten tersebut,”ujarnya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.