INILAH.COM, Jakarta – Laju IHSG Senin (30/7/2012) diprediksi dibayangi kecemasan perlambatan global. Tapi, ada empat saham layak trading untuk besok. Saham apa saja?
Pada perdagangan Jumat (3/8/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 6,70 poin (0,16%) ke angka 4.099,813 dengan intraday tertinggi 4.103,287 dan terendah 4.059,938. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang naik 1,65 poin (0,24%) ke angka 703,756.
Analis Panin Securities Purwoko Sartono mengatakan, IHSG pada perdagangan Jumat pekan lalu ditutup menguat tipis setelah tertekan sepanjang sesi perdagangan. “Menguatnya indeks didukung oleh reboundnya pembukaan bursa Eropa Jumat sore lalu menyusul ekspektasi positif dari data tenaga kerja Amerika Serikat yang diprediksi akan membaik,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, akhir pekan.
Menurutnya, pergerakan indeks pekan lalu dipengaruhi oleh sentimen dari laporan keuangan serta ekspektasi akan peluncuran stimulus oleh The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB). Pada kenyataannya, ternyata baik The Fed dan ECB tidak mengeluarkan stimulus dan mengumumkan kebijakan baru.
“Hal ini yang menjadi alasan terjadinya aksi ambil untung. Mengawali pekan ini kami proyeksikan indeks akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah,” paparnya.
Dia menegaskan, euforia laporan keuangan emiten sudah berakhir. Begitu juga dengan beberapa data makro ekonomi dari Eropa maupun China dan Jepang dalam dua pekan terakhir. Semua itu, menunjukkan untuk sementara waktu pasar masih akan dibayangi oleh kekhawatiran akan melambatnya perekonomian global. “IHSG berpeluang bergerak pada kisaran support 4.040 dan resistance 4.130,” paparnya.
Saham pilihan Purwoko adalah PT Indofood Sukses Makmur (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), PT Bank Jabar Banten (BJBR), PT Pakuwon Jati (PWON), dan PT ATPK Resources (ATPK).