Sabtu, 25 Mei 2013 | 20:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Klien Knight Capital Jadi Rebutan Pesaing
Headline
ist
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Sabtu, 4 Agustus 2012 | 19:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Dengan musibah yang menimpa Knight Capital Group Inc maka beberapa broker lain mengicar kliennya yang termasuk kakap.

Knight menguasai para pelaku pasar hingga 56,9% di Wall Street. Dengan kesalahan software yang menyebabkan Knight Capital rugi US$440 juta, klien besar diincar segelintir pesaingnya.

Beberapa pesaing Knight seperti UBS, Citigroup, Goldman Sachs, Cantor Fitzgerald & Co menjadi tertarik untuk terjun ke pasar ritel. Cara kerja Knight selama ini menyalurkan pesanan trading saham secara online dengan bertempur dalam perdagangan dari investor profesional. Kalau di Indonesia lebih dikenal dengan istilah bandar.

Dari data tahun 2010, Securities and Exchange Commission mebemukan delapan broker ritel yang cukup besar. Hampir 100 persen order dari pelanggan mereka diarahkan ke pelaku pasar dan tidak dikirim langsung ke pasar. Perintah yang tidak cocock dikirim ke bursa atau situs trading lainnya.

Sebuah kesalahan teknologi trading telah memaksa Knight Capital menelan kerugian hingga US$440 juta pada perdagangan Rabu (1/8/2012). Akibatnya pada perdagangan Kamis dan Jumat tidak dapat melayani order dari pelanggan. Hal ini membuka pesaing utama Knight mencoba mengambilalih.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.