Sabtu, 25 Mei 2013 | 05:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sumalindo Hentikan Pabrik Kayu Lapis
Headline
inilah.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Jumat, 3 Agustus 2012 | 21:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) menghentikan kegiatan operasional untuk industri kayu lapis di di Kota Samarinda.

Demikian mengutip keterbukaan di BEI, Jumat (3/8/2012). Keputusan tersebut hingga pada akhir bulan Agustus 2012 karena adanya pemogokan kerja karyawan.

Aksi karyawan terebut bersamaan dengan kesulitan keuangan (kekurangan modal kerja). Dampaknya, perseroan terpaksa haruS melakukan penyesuaian kegiatan operasional dan tidak melakukan kegiatan produksi dalam kapasitas yang cukup. Bahkan perseroan mulai menghentikan beberapa kegiatan operasional antara lain industri MDF.

Perseroan dan anak usahanya beberapa waktu terakhir ini tidak dapat memnuhi kewajiban kepada pihak ketiga sesuai waktu yang ditentukan dan juga pembayaran gaji. Mereka akhirya meakukan pemogokan pada industri kayu lapis menuntut kepastian tanggal pembayaran gaji bulan Juli 2012 dan THR (Tunjangan Hari Raya) dilakukan pada waktu bersamaan.

Untuk mengantisipasi pemogokan kerja, maka perseroan menghentikan kegiatan operasional pada industri kayu lapis. Untuk sementara kegiatan unit bisnis Perseroan dan anak usaha yang masih dapat berjalan adalah power plant.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.