INILAH.COM, Jakarta - Seperti sudah diduga, perdagangan saham Senin (30/7/2012) bakal diwarnai oleh aksi ambil untung. Itu sebabnya, di tengah membanjirnya sentimen prositif, indeks harga saham gabungan (IHSG) hanya menguat 14,91 poin (0,37%) ke level 4.099,12. Namun begitu, sejumlah analis begitu yakin besok indeks berpeluang besar untuk menembus level 4.100.
Perkiraan yang wajar, memang. Soalnya, pada hari yang sama perdagangan di bursa resgional begitu semarak. Di bursa Hong Kong misalnya, indeks Hang Seng menguat 310,44 poin (1,61%). Penguatan juga dialami indeks Kospi (0,80%), Nikkei225 (0,80%), dan Straits Times (1,02%). “Pekan ini, potensi penguatan di bursa regional cukup besar,” kata Felix Sindunatha.
Pendapat Kepala Riset Henan Putihrai Securities itu bukan tanpa dasar. Adalah Badan Anggaran dan Manajemen Presiden Amerika (OMB) yang menyatakan bahwa defisit anggaran Amerika tahun ini hanya sekitar US$1,21 triliun. Angka ini lebih rendah dari perkiraan Februari lalu, yakni defisit US$ 1,33 triliun.
Yang lebih menggembirakan lagi, OMB memperkirakan perekonomian (PDB) Amerika bakal tumbuh 2% hingga akhir 2012. Membaiknya perekonomian negara adi kuasa ini akan terus berlangsung hingga tahun-tahun berikutnya. Dan, pada 2014, perekonomian Amerika diperkirakan tumbuh sebesar 4%.
Kabar baik juga berhembus dari benua Eropa. Para pemimpin politik di Yunani akhirnya sepakat menghemat anggaran 11,5 miliar euro hingga 2014. Ini sesuai harapan para kreditor, terutama IMF dan Bank Sentral Eropa (ECB). Mereka baru akan meninjau kembali perkembangan Yunani pada September mendatang. Artinya, dalam dua bulan ke depan negeri para Dewa ini tidak akan bangkrut. Entah setelah itu. [mdr]