INILAHOM, Jakarta - Bursa saham Indonesia menguat 14,9 poin atau 0,3% ke 4.099,12 pada penutupan perdagangan Senin (30/7/2012). Investor asing mengalami net buy hingga Rp738,3 miliar.
Perdagangan hari ini ditutup dengan volume mencapai 2,6 miliar saham senilai Rp4,3 triliun. Sebanyak 124 saham melemah, 129 saham menguat dan 89 saham stagnan.
Indeks ISSI naik 0,2%, indeks LQ45 naik 0,4%, Indeks JII naik 0,3% dan IDX30 naik 0,5%. Penguatan didukung saham sektor industri dasar 2,5% disusul saham sektor manufaktur 0,8%. Namun saham infrastruktur memimpin pelemahan hingga 1,1% disusul saham sektor perkebunan turun 0,5%.
Bursa saham Eropa mengalami reli. Indeks FTSE naik 0,4% ke 5.650,59, indeks CAC naik 0,7% ke 3.303,41 dan indeks DAX naik 0,5% ke 6.725,36. Pernyataan terbaru pejabat Bank Sentral Eropa telah meningkatkan ekspektasi hasil pertemuan Kamis pekan ini akan melanjutkan program pembelian aset terus berlanjut.
Bursa Asia menguat seperti indeks Hang Seng naik 1,1%, indeks Nikkei naik 0,8%, indeks STI naik 0,7%, indeks Shanghai turun 0,8%, indeks kospi naik 0,8%, indeks ASX naik 0,8%.
Untuk kurs EUR/USD turun 0,4% ke 1.2284, USD/JPY turun 0,04% dan EUR/JPY turun 0,3%.
Harga minyak mentah di Asia naik 0,2% ke US$90,31 per barel, minyak jenis Brent turun 0,09% ke US$106,37 per barel. Harga emas naik 0,01% ke US$1.618,10 per troy ons, perak naik 0,1% ke US$27,545 per ons, platinum turun 0,2% ke US$1.404,5 per ons.
Saham yang menguat seperti saham SMGR mencapai Rp850 ke Rp12.050, INTP naik Rp650 ke Rp20.150, BRAM naik Rp600 ke Rp3.000, IDKM naik Rp300 ke Rp5.900, GGRM naik Rp250 ke Rp58.400, BMRI naik Rp200 ke Rp7.850. Untuk saham yang melemah seperti saham IMAS turun Rp500 ke Rp6.100, AALI turun Rp300 ke Rp22.600, HEXA turun Rp300 ke Rp7.500, TLKM turun Rp250 ke Rp9.050.