Minggu, 26 Mei 2013 | 05:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Target Pendapatan Inti Bangun Capai Rp400 Miliar
Headline
IST
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Senin, 30 Juli 2012 | 15:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Inti Bangun Sejahtera Tbk menargetkan pendapatan sekitar Rp400 miliar pada 2012. Hingga kuartal pertama 2012, perseroan baru meraih pendapatan sekitar Rp120 miliar.

"Kami menargetkan pendapatan sebesar Rp400 miliar pada 2012. Pada kuartal pertama 2012 kami telah memperoleh pendapatan sekitar Rp120 miliar dan laba sebesar Rp268 miliar. Sedangkan Ebitda sebesar 85% dari pendapatan," ujar Direktur PT Inti Bangun Sejahtera Tbk, Stefanus Sudyatmiko, Senin (30/7/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, laba bersih perseroan lebih besar dari pendapatan karena ada gain fair value fixed asset yang besar sehingga dicatatkan di laba. Selain itu, Perseroan akan membangun menara sekitar 150 -300 pada 2012. Satu pembangunan menara sekitar Rp1 miliar. "Kami membutuhkan dana sekitar Rp300 miliar dari pembangunan menara tersebut," kata Stefanus.

Stefanus mengatakan, perseroan juga mengharapkan pertumbuhan laba signifikan pada 2012. Hal itu didukung dari pertumbuhan pendapatan pada 2012. Perseroan juga akan membangun 50 menara pada 2012, dan tahun 2013 sebesar 250 menara. Pada 2011, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp82 miliar.

Perseroan berdiri sejak 2006 dan memulai usaha 2007 dengan berfokus pada jasa penyediaan penguatan sinyal (in-building solution). Perseroan memiliki induk usaha yaitu PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera yaitu in building solution dan tower. Pada Maret 2012, perseroan melakukan spin off usaha in building dengan tower.

"Kami mulai melakukan akuisisi sejak 2009. Lalu kami melakukan akuisisi dalam jumlah besar pada akhir tahun 2011 karena melihat bisnis tower yang cukup menjanjikan. Kami telah mengakuisisi lebih dari 1.870 menara yang tersebar dengan sebagian besar konsentrasi di Jawa, Bali, dan Sumatra," kata Stefanus.

Perseroan menawarkan 154.247.000 lembar saham atau setara 15% saham ke publik dengan nilai nominal Rp500. Dana hasil penawaran umum saham perdana sekitar 85% untuk belanja modal dan 15% untuk modal kerja.

Perseroan telah menunjuk PT OSK Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Adapun masa penawaran umum pada 23-27 Agustus 2012. Pencatatan saham di BEI pada 31 Agustus 2012. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.