Minggu, 26 Mei 2013 | 14:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa Eropa Berpotensi Reli
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 30 Juli 2012 | 14:06 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, London - Komitmen Angela Merkel dan Mario Monti untuk mempertahankan euro diperkirakan akan mendorong perdagangan saham Eropa Senin (30/7/2012) atau melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu.

Pada percakapan telepon hari Minggu (29/7/2012) Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Italia Mario Monti menyatakan keputusan yang dibuat pada KTT Uni Eropa bulan lalu harus dilaksanakan secepat mungkin. Monti menerima undangan Merkel untuk berkunjung ke Berlin pada pertengahan Agustus.

Pasar Asia bergerak lebih tinggi dengan jaminan pada pemimpin Eropa. Namun euro melemah terhadap dolar. Dari data ekonomi, harga rumah di Inggris turun untuk pertama klainya pada bulan Juli. Data ini sebagai tanda resesi telah menperdala, beban di Eropa.

Harga rumah turun 0,1% sementara jumlah produk properti mencapai kenaikan 1,4%. Sedangkan kenaikan harga terjadi di pasar properti London meskipun inflasi turun menjadi 0,1%.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu, bursa Eropa menguat tajam seteleh Prsiden Bank Sentral Eropa (ECB) untuk tetap mengatasi krisis utang Eropa.Indeks FTSE, indeks CAC dan indeks DAX naik antara 1-2,3 persen.

Bursa AS juga mengalami reli dengan data PDB kuartal kedua sebagai penopangnya. Indeks Dow naik 1,5%, Nasdaq lebih tinggi 2,2 persen dan indeks S&P lebih kuat 1,9%. PDB AS pada kuartal kedua tahun ini naik 1,5% dibanding 2 persen pada kuartal pertama.

Bursa Asia menguat seperti indeks Hang Seng naik 1,1%, indeks Nikkei naik 0,8%, indeks STI naik 0,7%, indeks Shanghai turun 0,8%, indeks kospi naik 0,8%, indeks ASX naik 0,8%.

Untuk kurs EUR/USD turun 0,4% ke 1.2284, USD/JPY turun 0,04% dan EUR/JPY turun 0,3%.

Harga minyak mentah di Asia naik 0,2% ke US$90,31 per barel, minyak jenis Brent turun 0,09% ke US$106,37 per barel. Harga emas naik 0,01% ke US$1.618,10 per troy ons, perak naik 0,1% ke US$27,545 per ons, platinum turun 0,2% ke US$1.404,5 per ons.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.