Selasa, 21 Mei 2013 | 22:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ayo Berburu Gain BRI
Headline
IST
Oleh: Bastaman
pasarmodal - Senin, 30 Juli 2012 | 13:14 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Gejolak yang terjadi pada perekonomian global rupanya tak berpengaruh besar bagi kinerja perbankan. Setidaknya, sampai paruh pertama tahun ini, hampir semua bank mencatat laba besar.

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tampaknya akan kembali menjadi kampium dalam perolehan laba. Hingga semester I-2012, bank pemerintah ini berhasil membukukukan laba bersih Rp 8,6 triliun atau naik 26,83%.

Ini membuktikan bahwa bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang menjadi pasar utama BBRI, tetap solid di tengah ekonomi yang tak menentu. Hingga semester I, kredit yang dikucurkan ke sektor UMKM mencapai Rp96 triliun atau tumbuh 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. “Kenaikan terbesar terjadi pada kuartal II-2012,” ujar Muhammad Ali, Sekretaris Perusahaan BRI, pekan lalu.

Lantas, bagaimana prospek saham BRI? Manajemen optimis, tahun ini saham berkode bursa BBRI akan mencetak laba bersih Rp17 triliun atau lebih tinggi 13% dibandingkan 2011. Dengan fundamental yang demikian solid, saham bank terkaya ketiga di Tanah Air ini diperkirakan bakal terus menguat. Purwoko Sartono, analis Panin Sekuritas, merekomendasikan beli untuk saham BBRI ini.

Rencana BRI untuk masuk ke bisnis sekuritas juga akan menambah daya tarik saham BBRI. Karena, saat ini BRI juga sudah memiliki usaha asuransi. “Dengan kondisi ekonomi makro seperti sekarang, saham BBRI akan terus menguat,” kata Purwoko. Saat ini saham BBRI diperdagangkan pada price earning (PE) 9,78 kali. Sementara PE industri perbankan rata-rata 13,17 kali. Artinya, peluang saham BBRI untuk menguat cukup besar.

Sejumlah analis mengatakan, saham BBRI seharusnya layak dibandrol di harga Rp7.778 per lembar. Jika dibandingkan dengan penutupan Jum’at pekan lalu (27/7) yang berada di harga Rp 6.700, berarti saham BRI berpotensi menguat 16% lebih. Cukup menggiurkan bukan? Tentu saja. Apalagi BRI adalah BUMN yang sahamnya banyak dikejar oleh investor asing. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.