Rabu, 22 Mei 2013 | 19:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lakukan Trading Jangka Pendek Pekan Ini
Headline
Inilah.com
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Senin, 30 Juli 2012 | 07:58 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan penguatan IHSG diperkirakan akan terus berlanjut hingga dua hari ke depan.

"Siklus Venus Trine Saturn akan berkorelasi dengan pembentukan puncak atau resisten pertama pada 31 Juli 2012, di mana investor dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan profit taking," ujar Gema Goeyardi dalam catatan risetnya, Senin (30/7/2012).

Menurutnya, hari ini para investor mulai memasuki awal pekan yang merupakan momentum penting akhir bulan, sebagai penutupan candlestick bulanan dan sebagai awal pembentukan candle mingguan.

Melihat perdagangan minggu lalu, market secara sempurna mengikuti proyeksi Time dari Astronacci dimulai dari pembentukan puncak 19 Juli 2012 hingga pembentukan bottom 27 Juli 2012. Indeks Dow Jones mampu bangkit dan naik secara signifikan sejak dua hari terakhir dan kembali menembus level 13.000 setelah meninggalkan area konsolidasinya.

"Hal ini merupakan sentimen positif bagi kita, di mana formasi double bottom yang terbentuk akan menjadi valid dan mendorong kenaikan IHSG hingga berpeluang mencetak rekor baru All Time High," katanya.

Sementara Weekly Trading Strategy awal pekan ini memperlihatkan banyak siklus Astrologi penting yang akan menghantarkan IHSG mencapai puncak barunya. Gema melihat bahwa hingga akhir pekan ini, IHSG memiliki peluang besar untuk melanjutkan penguatannya, terkait munculnya formasi double bottom dan sekaligus terlihat bahwa 5 wave rally sedang terbentuk di IHSG.

“Apabila asumsi ini benar, maka double bottom bersamaan dengan pergerakan 5 wave rally akan segera menghantar indeks saham ini menuju level 4.200-4.235 dan sekaligus mencetak level harga tertinggi sejak 2 Agustus 2011 yang lalu," ungkapnya.

Selama harga tidak berada di bawah 3.964, maka pasar saham Indonsia akan bergerak relatif stabil dan masih dalam trend bullish/naik. Pada pekan ini IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang harga 4.000-4.200 dengan proyeksi formasi harga yang terbentuk cenderung naik ke atas.

Formasi yang terbentuk adalah Double Bottom yang merupakan tanda positif bagi pergerakan index IHSG. Harga akan terus menguat hingga mencapai level target 4.200 yang dilandaskan dari target teoritis pattern Double Bottom yang bertemu dengan target akhir dari wave 5.

Bullish reversal terlihat jelas pada momentum daily IHSG. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum harga akan bertahan pada area positif, hingga terbentuknya swing harga dan momentum baru.

Untuk pekan ini, investor/trader dapat melakukan trading jangka pendek dan bersiap-siap profit taking saat indeks memasuki level resisten 4.150-4.200. "Perhatikan momentum indikator pada daily oscillator, trader harus segera melakukan penjualan, saat daily momentum memasuki fase bearish reversalnya,”katanya.

Di tengah situasi ini, beberapa saham yang dapat dijadikan pertimbangan untuk trading adalah Charoen Pokphand (CPIN), Bisi International (BISI), Panin Life (PNLF), Supra Boga Lestari (RANC), Mitra Adiperkasa (MAPI), Bank Mandiri (BMRI), Clipan Finance (CFIN), dan Nippon Indosari (ROTI). [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.