INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan saham Senin (30/7/2012).
"IHSG diperkirakan masih bisa menguat terbatas, sekarang pelaku pasar mengamati level 4.090. Bila dapat bertahan di atas itu maka kenaikan bisa berlanjut, namun kegagalan mempertahankan 4.090 akan menimbulkan koreksi kembali ke 4.020," ujar Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko, seperti dikutip dari situs PT HD Capital Tbk, akhir pekan ini.
Yuganur memprediksikan, IHSG akan bergerak ke level support ke level 4.020-3.960-3.825 dan level resistance 4.125-4.175.
Sementara itu, Analis PT Sinarmas Sekuritas James Wahjudi menuturkan, secara teknikal indeks saham diperkirakan melanjutkan penguatan terbatas di kisaran 4.050-4.110. Adapun sejumlah data ekonomi akan mempengaruhi indeks saham.
Data-data ekonomi yang dirilis yaitu data tingkat kepercayaan konsumen, dan data tingkat konsumsi Amerika Serikat, serta data produksi industri Jepang. "Selain itu, antisipasi terhadap laporan keuangan emiten domestik kuartal kedua/2012 juga akan memberikan sentimen," tambah James.
Sedangkan Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo memprediksikan, IHSG akan berada di level support 3.963-3.975 dan resistance 4.045-4.050 pada perdagangan saham Senin (30/7/2012).
Saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan saham 30 Juli 2012, Yuganur merekomendasikan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), saham PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA). "Saya merekomendasikan buy untuk saham tersebut," kata Yuganur.
Satrio merekomendasikan saham-saham yang dapat dicermati seperti saham TLKM, saham PT Indocement Tbk (INTP), saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)."Selective buy untuk saham-saham tersebut," tutur Satrio. [ast]