Selasa, 2 September 2014 | 16:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bagaimana Nasib Saham Gocap?
Headline
inilah.com
Oleh: Jagad Ananda
pasarmodal - Senin, 23 Juli 2012 | 04:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) menendang saham PT Davomas Abadi (DAVO), PT Katarina Utama (RINA), mengingatkan pada saham-saham yang sudah lama mendengkur. Kenapa tidak dibersihkan sekalian?

Begitulah publik bertanya-tanya. Sebab selain nyaris tidak ditransaksikan, saham-saham ini juga banyak yang sudah mentok di level harga yang paling dasar, yakni gocap alias 50 perak. Dan kondisi itu sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Kenapa dibiarkan? Hanya mengotori pasar saja,” kata seorang kepala riset dari sebuah sekuritas asing. Menurut perhitungannya, saat ini, paling tidak ada 14 saham yang berharga Rp50.

Seperti Asia Natural Resources (ASIA) , Bank Mutiara (BCIC), PT Davomas (DAVO), Dharma Samudera Fishing (DSFI), HD Capital (HADE), Dayaindo Resources International (KARK), Kertas Basuki Rachmat Indonesia (KBRI), Limas Centric Indonesia (LMAS), Mas Murni Indonesia (MAMI), Truba Alam Manunggal (TRUB), Bakrie & Brothers (BNBR), Arpeni Pratama Ocean Line (APOL) dan PT Star Petrochem (STAR).

Di luar yang disebut di atas, sebenarnya ada sederet efek lain yang berperilaku serupa dengan harga sedikit di atas gocap (antara Rp50–60). Saham-saham jenis ini, hanya ditransaksikan oleh pihak-pihak tertentu agar bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan BEI sebagai saham aktif.

Fakta itulah, kelihatannya, yang mendorong Bapepam-LK untuk melakukan pembenahan. Salah satunya dengan cara melakukan revisi atas Undang-undang Pasar Modal. Kelak, jika revisi itu disahkan diharapkan saham-saham sampah seperti itu tak akan ada lagi di pasar. Dalam revisi tersebut akan dirinci lebih spesifik tentang k\riteria saham apa saja yang boleh melantai di BEI.

Dengan kata lain, saham yang perusahaannya sudah tidak beroperasi atau saham yang mendengkur terlalu lama, bisa langsung ditendang. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.