INILAH.COM, New York - Investor akan fokus melihat laporan keuangan Apple Inc, Ford Motor Co, dan McDonald Corp pada pekan depan. Perusahaan Amerika Serikat di bawah tekanan untuk meningkatkan penjualan.
Sekitar 172 perusahaan yang masuk dalam indeks S&P 500 dan sepertiga indeks Dow Jones dijadwalkan akan melaporkan pendapatan. Analis akan mencari tahu laporan lebih dalam untuk mencari petunjuk dampak dari perlambatan pertumbuhan di dalam dan luar negeri. Dari 104 perusahaan yang telah melaporkan pendapatan sejauh ini, 74% telah mengalahkan perkiraan konsensus tetapi hanya 45% telah melaporkan penjualan di atas perkiraan.
Para analis dan konsumen akan melihat sentimen iPhone terbaru terhadap hasil kinerja Apple. Sementara Facebook akan melaporkan laba bersih pertama kali sejak menjadi perusahaan publik. Adapun sektor industri dan kesehatan memiliki jumlah terkecil perusahaan yang melaporkan penjualan di atas perkiraan. Sementara sektor teknologi mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 5,7%.
Selain itu, pekan ini McDonald Mcd akan melaporkan laba kuartal kedua sebelum pembukaan pasar pada Senin. Perseroan diharapkan dapat memberikan kinerja baik di tengah perlambatan ekonomi dunia khususnya China. Manajemen Mcd memperingatkan mata uang akan memberikan sentimen negatif ke pendapatan sebesar 9 sen pad Jumat.
"Ini menarik, karena di masa lalu perusahaan-perusahaan ini sangat bergantung pada pasar negara berkembang ketika Amerika Serikat sedang melambat. Namun sekarang pertumbuhan akan datang dari Amerika Serikat, dan dolar menguat menyakiti perusahaan tersebut," menurut Martis-Olivo, seperti dikutip dari Marketwatch.
Pengumuman pertumbuhan PDB Amerika Serikat pada kuartal kedua pun akan turut mempengaruhi bursa saham Amerika Serikat pada pekan depan. Perkiraan PDB Amerika Serikat turun dari 1,9% menjadi 1,3%."PDB akan terus mencerminkan tanda-tanda melambat tetapi pandangan kami akan menghindari resesi, dan tidak akan menjadi pertumbuhan negatif," kata Sandler of RiverFront Investment Group.
Data ekonomi lain yang dapat mempengaruhi bursa saham yaitu penjualan rumah baru pada Rabu, dan klaim pengangguran mingguan, durable-goods order, dan pending-home sales data.