INILAH.COM, Jakarta - Meningkatnya pendapatan masyarakat diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi saham-saham ritel dan konsumsi di semester II 2012.
Kondisi ini akan mendorong tingginya permintaan hingga akhir tahun. Alasannya karena banyaknya peristiwa penting seperti lebaran, Natal dan tahun baru.
"Memang secara siklus peluang meningkatnya penjualan hampir terjadi di semester kedua karena banyaknya permintaan, namun yang menjadi poin penting adalah meningkatnya pendapatan masyarakat seperti bonus banyak bagi karyawan, THR serta gaji ke-13 pegawai," kata Pengamat Pasar Modal, Jhon Veter kepada INILAH.COM, Jumat (20/7/2012).
Hal itulah yang mempengaruhi tingginya konsumsi masyarakat sehingga mempengaruhi permintaan di sektor ritel dan konsumsi. Jadinya meningkat cukup signifikan di semester II. "Akibatnya penguatan saham di sektor ritel berpeluang meningkat 15% dari semester pertama," ucapnya.
Jhon menyebutkan saham-saham emiten yang diperkirakan masih menarik bagi investor di semester kedua ini di antaranya saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Sementara Analis First Asia Capital, Bayu Aji mengatakan saham-saham tersebut akan lebih atraktif bila ditopang ekspansi usaha. "Momen-momen hari besar ini tidak terlalu signifikan dan hanya sesaat dimanfaatkan pasar, namun justru peluang ekspansi usaha itu bisa menyerap nett dari penjualan," kata Bayu.
Ia pun menyebutkan saham MAPI masih layak jadi incaran karena ekspansi masih dinilai bagus sehingga bisa menaikkan pendapatan. Selain itu, ia juga menyebutkan UNVR menjadi salah satu emiten yang konsisten dan defensif dari dampak global.
"Dari pengalaman Unilever tidak banyak terpengaruh dari sentimen buruk global semisal harga komoditi dunia, proteksinya masih kuat," jelas Bayu. [hid]