Minggu, 26 Mei 2013 | 09:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Strategi Trading Saham Saat Bulan Puasa
Headline
Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo - inilah.com
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Kamis, 19 Juli 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Umat Muslim akan menjalani ibadah puasa pada pekan ini. Transaksi perdagangan saham pun diperkirakan relatif sepi. Ingin tahu strategi apa yang dapat dilakukan pelaku pasar saat bulan puasa?

Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo memperkirakan, transaksi perdagangan saham akan kembali ramai setelah lebaran. Oleh karena itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ada potensi kenaikan. Namun, transaksi perdagangan relatif sepi pada puasa. Ketika masa puasa ini, Satrio menyarankan strategi yang dapat dilakukan pelaku pasar.

Sekedar informasi bila saat perdagangan saham di hari biasa, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), rata-rata volume perdagangan saham sekitar 4,109 miliar saham, nilai rata-rata perdagangan saham sekitar Rp4,47 triliun, frekuensi perdagangan saham 118.419 kali, dan kapitalisasi pasar mencapai Rp3,855 triliun.

Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana transaksi perdagangan saham ketika puasa?
Bulan puasa identik dengan bursa saham sepi dan harga saham berlangsung lamban. Saya memperkirakan IHSG belum ingin bullish. Pasar harus berhati-hati. Kelihatannya IHSG akan konsolidasi dalam dua minggu dengan kisaran 3.950-4.050.

Apakah memang cenderung sepi untuk perdagangan sahamnya?
Volume perdagangan dapat turun sekitar 30%.

Kapan transaksi perdagangan saham kembali ramai?
Bursa saham akan kembali ramai setelah lebaran. Kemungkinan tidak terjadi koreksi saham yang terlalu besar.

Lalu strategi apa yang dapat dilakukan pelaku pasar?
Cenderung buy on weakness untuk semua sektor saham. Namun buy on weakness tersebut akan menarik bila IHSG berada di level 4.000.

Sektor-sektor saham apa saja yang menjadi pilihan?
Sektor saham perbankan, consumer goods, dan properti.

Saham-saham yang dapat dicermati untuk sektor saham tersebut?
Untuk perbankan, pelaku pasar dapat mencermati saham BBCA, saham BMRI, dan saham BMRI. Sedangkan sektor saham consumer goods yang dapat menjadi pilihan seperti saham UNVR dan ICBP.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.