INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Selasa (17/7/2012) berakhir naik 33,2 poin atau 0,8% ke 4.080,67. Invstor asing mengalami net sell Rp63,3 miliar.
Volume perdagangan mencapai 2,7 miliar saham senilai Rp3,4 triliun. Pada penutupan hari ini tercatat, 161 saham menguat, 96 saham melemah dan 97 saham stagnan. Indeks bergerak cukup fluktuatif bahkan sempat berada di zona merah hingga tiga kali. Namun akhirnya dapat bertahan di zona positif. Level terendah hari ini di 4.059 dan tertinggi di 4.084.
Indeks JII naik 0,9%, indeks ISSI naik 0,9%, indeks LQ45 naik 0,8% dan IDX30 naik 0,9%. Penguatan didukung saham sektor pertambangan 1,6% disusul saham sektor saham properti 1,2%, dan saham infrastruktur naik 1,2%.
Bursa saham Asia menguat tajam seperti indeks Hang Seng naik 1,5%, indeks Nikkei naik 0,3%, indeks STI naik 0,6%, indeks Shanghai naik 0,2%, indeks Kospi naik 0,2% dan indeks ASX naik 0,8%.
Harga minyak AS di Asia turun 0,3% ke US$88,15 per barel. Minyak Brent naik 0,1% ke US$103,18 per barel. Harga emas naik 0,01% ke US$1.591,70 per troy ons, perak naik 0,05% ke US$27,33 per ons dan harga platinum naik 0,5% ke US$1.424,50 per ons.
Sementara untuk kurs EUR/USD naik 0,06% ke 1.2279, indeks USD/JPY naik 0,09% ke 78,93 dan EUR/JPY naik 0,1% ke 96,92.
Saham yang menguat seperti saham BYAN naik Rp700 ke Rp11.900, PTBA naik Rp600 ke Rp15.600, ITMG naik Rp550 ke Rp37.800, UNVR naik Rp300 ke Rp24.100, JSMR naik Rp250 ke Rp5.800, POOL naik Rp210 ke Rp1.080, AALI naik Rp100 ke Rp23.750, AMRT naik Rp200 ke Rp5.250.
Saham yang melemah seperti SQBI turun Rp17.000 ke Rp255.000, MYOR turun Rp350 ke Rp23.400, GGRM turun Rp300 ke Rp59.100, ADMF turun Rp200 ke Rp10.000, AKPI turun Rp200 ke Rp830, SCCO turun Rp200 ke Rp4.900, DKFT turun Rp100 ke Rp1.660.