INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa pada perdagangan Selasa (17/7/2012) diperkirakan akan lebih tinggi seiring bursa Asia menjelang pertemuan Fed.
Indeks FTSE diperkirakan akan naik 19 poin ke 5.681, indeks DAX akan lebih tinggi 33 poin ke 6.598 dan indeks CAC akan menguat 20 poin ke 3.199. Pada pekan ini, Gubernur Federal Reverse, Ben Bernanke diharapkan akan menyampaikan sikapnya terhadap pelonggaran kuantitatif lanjutan.
Apalagi IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,5 persen dari sebelumnya 3,6%. Serta proyeksi pertumbuhan ekonomi 2013 menjadi 3,9% dari sebelumnya 4,1 persen.
Hari ini, Spanyol merencanakan akan melelang obligasi untuk 12 bulan senilai 2,5 miliar euro dan untuk 18 bulan senilai 3,5 miliar euro atau antara US$3 miliar - US$4,5 miliar. Pada pekan lalu, Spanyol telah memiliki dana segar US$80 miliar dari tabungan dan kenaikan pajak untuk mendukung anggaran negara.
Pada Senin kemarin, lembaga pemeringkat Moody's menurunkan peringkat kredit untuk sepuluh bank di Italia. Ini sejalan dengan penurunan sovereign rating Italia pada pekan lalu. Dampaknya menurunkan peringkat swasta dan pemerintah daerah.
Hari ini, pasar juga mencermati soal Laporan Stabilisasi Keuangan dari Bank of England dan skema untuk mendapatkan kredit dari perbankan ke dunia usaha.
Bursa saham Asia menguat tajam seperti indeks Hang Seng naik 1,5%, indeks Nikkei naik 0,3%, indeks STI naik 0,6%, indeks Shanghai naik 0,2%, indeks Kospi naik 0,2% dan indeks ASX naik 0,8%.
Harga minyak AS di Asia turun 0,3% ke US$88,15 per barel. Minyak Brent naik 0,1% ke US$103,18 per barel. Harga emas naik 0,01% ke US$1.591,70 per troy ons, perak naik 0,05% ke US$27,33 per ons dan harga platinum naik 0,5% ke US$1.424,50 per ons.
Sementara untuk kurs EUR/USD naik 0,06% ke 1.2279, indeks USD/JPY naik 0,09% ke 78,93 dan EUR/JPY naik 0,1% ke 96,92