INILAH.COM, Jakarta - IHSG berakhir melemah 35,01 poin atau 0,8% ke 3.984,12. Investor asing tercatat net sell mencapai Rp157,03 miliar.
Volume perdagangan mencapai 3,4 miliar saham senilai Rp4,08 triliun. Pasar digerakkan 352 saham dengan 200 saham melemah, 74 saham menguat dan 78 saham stagnan.
Indeks JII turun 1,5%, ISSI turun 1,09%, indeks LQ45 turun 1,1%, IDX30 turun 1,1%. Pelemahan dimotori saham sektor pertambangan turun 2,2%, disusul saham sektor aneka industri 1,8% dan saham sektor industri dasar 1,7%. Penguatan hanya dialami saham sektor infrastruktur 0,07%.
Indeks terus tertekan sepanjang perdagangan seiring bursa regional. Hal ini dipicu pelemahan harga komoditas yang terlihat dari saham sektor pertambangan melemah terdalam. Level terrendah hari ini di 3.963,47 dan level tertinggi di 4.013,37. IHSG tidak dapat bertahan di atas level 4.000.
Bursa Asia melemah dipicu penurunan harga komoditas serta turunnya data pekerja di Australia dan Korsel sehingga menguatkan kekhawatiran terhadap krisis global. Dolar AS naik ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir menjelang pertemuan Federal Reserve AS.
Sentimen lain adalah keputusan Bank of Japan untuk meningkatkan pembelian aset untuk ketiga kalinya sepanjang tahun ini. Hal ini menekan kurs yen terhadap dolar AS. Minyak AS juga melemah setelah naik hingga 2 persen.
Indeks Hang Seng turun 1,9%, indeks NIkkei turun 1,4%, indeks STI turun 0,4%, indeks Shanghai turun 0,4%, indeks Kospi turun 2,2%, indeks ASX turun 0,7%. Untuk minyak mentah AS di Asia turun 0,7% ke US$85,17 per barel, untuk jenis Brent turun 0,7% ke US$99,52 per barel. Emas turun 0,6% ke US$1.565,50 per barel dan perak turun 0,9% ke US$26,7 per ons.
Sementara untuk kurs EUR/USD turun 0,1% ke 1,2213, kurs USD/JPY turun 0,4% ke 79,26 dan EUR/JPY turun 0,7% ke 96,80.
Saham yang menguat seperti saham SQBI naik Rp45.000 ke Rp272.000, TOWR naik Rp500 ke Rp16.000, MAPI naik Rp250 ke Rp7.400, SCMA naik Rp200 ke Rp10.200, INVS naik Rp150 ke Rp6.250, LPIN naik Rp125 ke Rp2.525, BISI naik Rp120 ke Rp1.080.
Sementara saham yang melemah adalah saham ITMG turun Rp800 ke Rp37.200, GGRM turun Rp550 ke Rp59.000, PTBA turun Rp550 ke Rp14.900, MYOR turun Rp500 ke Rp22.300, SMGR turun Rp450 ke Rp11.250, UNVR turun Rp450 ke Rp23.000, UNTR turun Rp400 ke Rp21.700, BYAN turun Rp350 ke Rp11.000, SCCO turun Rp300 ke Rp4.600.