INILAH.COM, Jakarta – Hingga penutupan, IHSG diprediksi variatif cenderung melemah. Bursa regional berikan sinyal negatif. Sell on strength enam saham. Apa saja?
Pada sesi pertama perdagangan Kamis (12/7/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup melemah 43,26 poin (1,08%) ke angka 3.975,876. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang turun 9,78 poin (1,42%) ke angka 679,294.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, IHSG kemarin bergerak naikdan tutup dengan signal positif setelah menembus resisten 4.010. “Padahal, bursa regional bergerak turun,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Koreksi 0,38% yang terjadi pada Dow Jones Industrial Average (DJIA) semalam, memang tidak cukup besar untuk memberikan signal negatif. “Tapi, apakah IHSG masih akan melawan pergerakan dari bursa regional, adalah pertanyaan yang akan kita temui jawabannya pada pergerakan IHSG pada hari ini,” ujarnya.
Dia memperkirakan, IHSG hari ini bergerak variatif pada kisaran sempitdengan support 4.000dan resistance 4.035. “Penutupan dibawah level psikologis 4.000 akan menjadi sebuah signal bearish,” tandas dia.
Satrio menyodorkan enam saham seperti PT Indofood Sukses Makmur (INDF), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Astra Agro Lestari (AALI), PT London Sumatera Plantation (LSIP), PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP),dan PT Indocement Tunggal Prakasa (INTP).“Sellonstrengthsaham-saham tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, analis dari Equator Securities Gina Novrina Nasution mengatakan, tekanan Jual kembali melanda Wall Street pada perdagangan tadi malam. “Tekanan jual ini tidak lain dikarenakan pernyataan dari The Fed bahwa saat ini belum ada kucuran dana stimulus ketiga atau yang lebih dikenal dengan Qualitative Easing 3 (QE3),” ujarnya.
Sentimen tersebut, lanjut dia, membuat pasar pesimistis. Pasar melihat, perkonomian di Amerika akan tumbuh melambat. “Akibatnya, Dow Jones melemah 0,38% sedangkan S&P dan Nasdaq masing-masing mengalami pelemahan sebesar 0,001% dan 0,49%,” timpal Gina.
Pagi tadi, bursa regional kembali dibuka mengalami pelemahan. Tekanan jual yang masih melanda bursa Global membawa sentimen negatif pada perdagangan IHSG hariini. Gina memperkirakan, IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. “IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran support 3.997 dan resistance 4.035,” imbuhnya.