Kamis, 20 Juni 2013 | 04:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dow Jones Lunglai Jelang Rapat The Fed
Headline
IST
Oleh: TJS
pasarmodal - Rabu, 11 Juli 2012 | 21:19 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York – Kelesuan kembali mendera pasar saham di AS, menyusul munculnya perkebangan baru di Spanyol dan penantian menjelang pertemuan Federal Reserve.

Pada pembukaan perdagangan, Rabu (11/7/2012), indeks Dow Jones di bursa New York dibuka melemah 24 poin atau 0,2%, S&P 500 turun 2 poin atau 0,1%. Sedangkan di bursa Nasdaq, indeks komposit turun 7 poin atau 0,2%.

Pada Rabu sore di New York, Federal Reserve akan menyampaikan hasil pertemuannya mengenai kebijakan terakhir yang ditempuh. Apakah mereka akan melanjutkan Operation Twist hingga akhir tahun ini atau akan ada lagi intervensi bank sentral.

Investor juga menanti apakah akan ada quantitative easing lanjutan. Penantian menjelang sore inilah yang menyebabkan pemodal melakukan wait and see. Akibatnya, perdagangan lesu dan indeks terkoreksi.

Investor juga kaget dengan kebijakan Spanyol dalam menangani krisis di negerinya. Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan pemerintah akan memangkas anggaran pemerintah untuk tiga tahun ke depan sebesar US$79,6 miliar, sekaligus akan menaikkan pajak. Tujuannya untuk efesiensi. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.