Kamis, 20 Juni 2013 | 16:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Viviet S Putri
Pilgub DKI, Trading Jadi Tak Maksimal
Headline
Viviet S Putri - Ist
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Rabu, 11 Juli 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Agenda politik pemilihan gubernur DKI Jakarta diprediksi picu sideways-nya pergerakan IHSG Rabu (11/7/2012). Sebab, trading di bursa saham jadi tak maksimal.

Viviet S Putri, analis BNI Securities mengatakan, indeks saham domestik seharusnya menguat hari ini seiring sentimen dari kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Ketua International Monetary Fund (IMF) Christin Lagarde ke Indonesia. Kunjungan dua petinggi itu bermkna positif bagi ekonomi dan bursa saham domestik.

Sayangnya, lanjut Viviet, momentum penguatan itu terganggu oleh agenda politik DKI Jakarta yakni pemilu gubernur. “Meski pemilu tidak langsung memberikan dampak atau sentimen apapun ke pasar, tapi kemungkinan pelaku pasar bergantian antara trading dengan pencoblosan. Akibatnya, trading di bursa saham menjadi tidak maksimal sehingga meski di awal sesi berpeluang menguat, di akhir sesi IHSG bisa kembali flat,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Selasa (10/7/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 24,63 poin (0,62%) ke 4.009,678 dengan intraday tertinggi 4.010,484 dan terendah 3.977,607. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 5,35 poin (0,79%) ke angka 685,9.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG menguat 0,62% atau kembali ke atas 4.000. Bagaimana Anda melihat arahnya Rabu (11/7/2012) ini?

Saya perkirakan indeks saham domestik cenderung bergerak sideways hari ini. IHSG akan bergerak dalam rentang support 3.958 hingga resistance 4.045.

Apa yang membuat IHSG sideways?

Potensi sideways-nya pergerakan indeks dipicu oleh tarik-menarik sentimen yang mewarnai pasar.

Sentimen positif yang mewarnai pasar?

Sentimen positif, datang dari berlangsungnya ASEAN Summit pada 12 Juli 2012 yang bersamaan dengan beberapa petinggi Uni Eropa datang ke Indonesia antara lain Ketua International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Apa arti dari kunjungan tersebut bagi pasar modal Indonesia?

Kunjungan tersebut, bermakna bahwa Indonesia sangat diperhitungkan dalam kancah ekonomi dunia. Karena itu, seharusnya dunia luar melihat Indonesia menjadi negara yang mulai diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang sedang bangkit.

Hubungannya ke bursa saham?

Karena itu, investasi pun seharusnya mengincar Indonesia. Pada mulanya, investor luar melihat China dan India dan sekarang momentum untuk Indonesia karena China dan India juga sedang terancam perlambatan. Karena itu, IHSG bisa saja menguat Rabu (11/7/2012) seiring datangnya pemimpin Eropa ke Indonesia itu.

Lantas apa yang membuat IHSG pada akhirnya jadi mendatar?

Ya itu. Sayangnya, momentum penguatan itu terganggu oleh agenda politik DKI Jakarta yakni pemilu gubernur. Meski pemilu tidak langsung memberikan dampak atau sentimen apapun ke pasar, tapi kemungkinan pelaku pasar bergantian antara trading dengan pencoblosan. Akibatnya, trading di bursa saham menjadi tidak maksimal sehingga meski di awal sesi berpeluang menguat, di akhir sesi IHSG bisa kembali flat.

Saham-saham pilihan Anda?

Saya rekomendasikan positif empat saham dari sektor consumer goods, komoditas perkebunan kelapa sawit, industri dasar semen dan sektor media masa. Saham-saham pilihan adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) karena PT Indofood Sukses Makmur (INDF) sudah naik signifikan dan PT Astra Agro Lestari (AALI). Buy on weakness untuk dua saham itu. Lalu, PT Media Nusantara Citra (MNCN) dan PT Indocement Tunggal Prakasa (INTP). Trading buy untuk dua saham terakhir.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.