INILAH.COM, New York – Perdagangan saham di Amerika Serikat langsung lesu dan menekan harga saham setelah muncul laporan angka pengangguran bulanan yang jauh dari memuaskan.
Saat perdagangan dibuka di bursa New York, Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 sama-sama kehilangan 0,9%, masing-masing sebesar 121 poin dan 12 poin. Sedangkan di bursa Nasdaq, indeks saham gabungan terpangkas 22 poin atau 0,7%.
Sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebanyak 80 ribu lapangan kerja bertambah selama Juni dengan tingkat pengangguran bertahan pada 8,2%. Kondisi ini menunjukkan perekonomian AS masih lesu.
Kondisi itu juga tidak seperti yang diharapkan oleh banyak kalangan yang ingin agar lapangan kerja bertambah 95 ribu pada Juni, termasuk 99 ribu lapangan kerja di sektor swasta dan berkurangnya 4.000 pekerjaan di sektor pemerintah.
Pemerintah di berbagai negara juga kini sangat bergantung pada tindakan bank sentral mereka untuk pulih dari krisis. [tjs]