INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Eropa diperkirakan akan lebih rendah pada perdagangan Jumat (6/7/2012) setelah tiga bank sentral menurunkan suku bunga acuan untuk mengatasi ekonomi yang lesu.
Kemarin, ECB memangkas pinjaman bunga seperempat dari presentase poin sebesar 0,75% dari posisi sebelumnya di 1%. Keputusan ini juga hal baru sepanjang sejarah bank sentral.
Keputusan lain yang cukup penting juga adalah Bank sentral juga memangkas bunga deposit untuk membayar dana yang diparkir ECB malam tadi, dari 0,25% menjadi 0% dan menurunkan bunga pada margin pinjamannya dari 1,75% menjadi 1,5%. Hal ini juga diikuti Bank of England dan bank sentral China.
Gubernur BCB, Mario Draghi mengatakan kebijakan memangkas bunga twersebut adalah untuk menghadapi pelemahan dalam ekonomi zona euro. "Kami dapat katakan bahwa kebijakan ini dialamatkan pada seluruh zona euro dan tidak untuk spesifik negara tertentu," katanya.
Bank Sentral China juga menurunkan suku bunga untuk kedua kalinya dalam kurun waktu satu bulan. Hal ini ini dilakukan untuk membantu pertumbuhan ekonomi China dengan tingkat inflasi lebih rendah dari perkiraan.
Bank Rakyat China menurunkan suku bunga deposito pada Kamis kemarin sebesar 25 basis poin dan memotong pinjaman sebesar 31 basis poin. Kebijakan ini berjalan efektif pada Jumat (6/7/2012). Pemotongan suku bunga dua kali selama satu bulan menunjukan bahwa tingkat pertumbuhan PDB pada kuartal kedua lebih lemah dari ekspektasi.
Pasar menerima sinyal perlambatan ekonomi global dari data terbaru sektor manufaktur dan sektor jasa. Pasar menunggu daa AS tentang laporan kerja bulan Juni. Data ini dapat mencerminkan kesehatan keuangan di AS.
Para ekonom memperkirakan laporan tersebut akan mengalami peningkatan menjadi 90.000 pada bulan Juni dari bulan Mei hanya 69.000. Untuk tingkat pengangguran diperkirakan masih 8,2 persen.
Bursa Asia bergerak melemah dengan penurunan harga komoditas dan kurs euro. Indeks Hang Seng turun 0,09%, indeks Nikkei turun 0,6%, indeks STI turun 0,1%, indeks Shanghai turun 0,9%, indeks Kospi turun 0,9%, indeks ASX turun 0,2%.
Harga minyak AS di Asia melemah 1,1% ke US$86,21 per barel, minyak Brent rurun 0,9% ke US$99,72. Harga emas turun 0,4% ke US$1.602,90 dan perak turun 0,3% ke US$27,59 per ons.