INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di kisaran 4.040-4.085 pada perdagangan saham Jumat (6/7/2012).
Analis PT Sinarmas Sekuritas Jansen Kustianto menuturkan, indeks saham akan dipengaruhi spekulasi mengenai hasil rapat bank sentral Eropa seputar kebijakan moneter dan suku bunga. Data tingkat klaim pengangguran Amerika Serikat juga akan memberikan sentimen ke bursa saham. "Secara teknikal indeks saham diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran 4.040-4.085," ujar Jansen, Kamis (5/7/2012).
Sementara itu, Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan, selain faktor keadaan jenuh beli di IHSG, pelaku pasar seharusnya mewaspadai keadaan regional yang bisa berbalik negatif berkaitan situasi Eropa dan Amerika yang belum selesai kembali muncul. IHSG akan berada di level support 3.944-3.810-3.720 dan resistance 4.100-4.200.
Untuk rekomendasi saham, Yuganur merekomendasikan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)."Saya merekomendasikan buy untuk saham tersebut," kata Yuganur.
Sedangkan Jansen menuturkan, saham-saham yang dapat diperhatikan untuk day trading antara lain saham PT Indosiar Tbk (IDKM), saham PT Indotambang raya megah Tbk (ITMG), saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan saham PT Metropolitan Land Tbk (MTLA).