Jumat, 24 Mei 2013 | 07:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Elnusa Dapat Fasilitas Non-Cash Loan US$25 Juta
Headline
Ist
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Rabu, 4 Juli 2012 | 17:31 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) mendapatkan fasilitas non-cash loan dengan plafond sebesar US$25 juta.

Sekretaris Perusahaan PT Elnusa Tbk, Heru Samodra menuturkan, fasilitas non-cash loan akan digunakan Elnusa dan anak usaha sebagai jaminan tender dan pelaksanaan dari setiap pekerjaan atau proyek yang dilakukan terutama terkait Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas.

Selain itu, dapat juga digunakan sebagai jaminan dalam pembelian peralatan dan spare part pendukung kegiatan jasa Migas dari dalam negeri dan luar negeri. Dengan adanya fasilitas ini, Elnusa dapat menekan biaya terkait dengan penggunaan fasilitas non-cash loan dengan rentang penghematan antara 1,15%-1,65% per tahun.

"Adanya fasilitas ini akan mendukung kinerja operasional Elnusa menjadi lebih baik dan efisien, kreditur kami yang lainnya diharapkan dapat mengikuti tren positif ini," kata Heru, Rabu (4/7/2012).

Sementara itu, General Manager BUMN dan Institution BNI, Rosa de Lima Dwi Mutiari mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mendukung pengembangan industri migas di tanah air khususnya kepada perusahaan nasional.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.