Selasa, 21 Mei 2013 | 03:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Data Perumahan Bawa Bursa AS Reli
Headline
IST
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Rabu, 27 Juni 2012 | 21:36 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Bursa saham AS pada perdagangan Rabu (27/6/2012) melanjutkan penguatan dengna laporan soal perumahan yang sesuai harapan.

Indeks Dow Jone naik 0,7%t ke 12.559,16, indeks S&P naik 0,8% ke 1.323,71 dan indeks Nasdaq naik 0,8% ke 2.860,57. Demikian mengutip marketwatch.com.

Kontrak penjualan rumah pada bulan Mei naik menjadi level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Penjualan rumah naik 5,9% dengan indeks mencapai 101,1. Data yang dirilis National Association of Realtors kenaikan ditopang lonjakan dari penjualan di wilayah barat mencapai 14,5%. Penjualan rumah yang tertunda mencapai 22,1% di di wilayah midwest. Untuk daerah timur laut 19,8%, wilayah selatan 11,9% dan wilayah barat 4,8%.

Sentimen ini telah menyebabkan bursa Eropa naik. Indeks FTSE naik 1,3%, indeks DAX naik 1,1% dan indeks CAC naik 1,2%.

Harga minyak mentah naik 1,6% menjadi US$80,70 per barel, harga gas naik 3,4% ke US$2.861. Harga emas naik 0,1% ke US$1.577,40. Indeks EUR/USD turun 0,1% ke 1,2466. indeks EUR/JPY naik 0,1% ke US$99,44, USD/JPY naik 0,3% ke 79,77.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.