INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa pada perdagangan Rabu (27/6/2012) berpotensi akan lebih tinggi. Hal ini seiring penguatan bursa Asia yang merespon positif rencana pemerintah China meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Beijing dikabarkan akan mendorong usaha patungan antara bursa sahan di Hong Kong, bursa Shenzhen dan bursa Shanghai. Kerja sama ini diupayakan untuk meningkat dana yang beredar di bursa tersebut.
Bursa saham Asia menguat dengan data perumahan AS yang menunjukkan perbaikan. Indeks Hang Seng naik 1,1%, indeks Nikkei naik 0,7%, indeks STI naik 0,9%, indeks Shanghai naik Rp0,05%, indeks Kospi turun 0,01%, indeks ASX naik 0,7%.
Data harga rumah AS pada bulan pertama di musim panas cukup positif. Data harga rumah naik untuk bulan April 1,3%. Dari 22 kota yang didata, hanya di kota Detroit yang mengalami penurunan hingga 3,6%. Untuk Atlanta harganya 17% di bawah tahun lalu.
Kabar dari Uni Eropa kemarin telah menyepakati upaya untuk menstabilkan kawasan tersebut dengan integrasi fiskal dan membentuk jaringan kerja perbankan Eropa. Kesepakatan tersebut rencananya akan dibawa dalam KTT Uni Eropa Kamis besok di Brussels.
Sementara kabar buruk datang dari keputusan lembaga rating Egan-Jones yang memangkas rating utang pemerintah Jerman menjadi A+ dengan outlook negatif dari AA-. Walaupun tiga lembaga rating ternama seperti Moody's, Fitch dan S&P memberikan rating triple A atau rating tertinggi.
Kurs euro melemah terhadap dolar AS dan harga komoditas diperdagangkan sedikit melemah. Pemicunya karena kekhawatoran utang Eropa yang makin memburuk setelah Bank Sentral Eropa menyatakan Cyprus tidak memenuhi persyaratan untuk mendapatkan jaminan dalam kebijakan operasi moneter Eurosystem.
Minyak mentah AS di perdagangan Asia turun 0,3% ke US$79,11 per barel dan minyak jenis Brent turun 0,3% ke US$92,74. Harga emas turun 0,3% ke US$1.568,90 per troy ons, perak turun 0,3% ke US$26,94 per ons.
Sementara kurs EUR/USD turun 0,03% ke 1,2486, indeks USD/JPY naik 0,04% ke 79,54 dan kurs EUR/JPY naik 0,01% ke 99,32.