Kamis, 20 Juni 2013 | 05:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Prediksi Sepekan ke Depan
IHSG Gontai, Lima Saham Wajib Dikoleksi
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Senin, 25 Juni 2012 | 06:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Laju IHSG dalam sepekan ke depan diprediksi fluktuatif dalam kisaran terbatas pascadowngrade 15 bank terbesar dunia oleh Moody’s. Paling tidak, lima saham wajib dikoleksi!

Pada perdagangan Jumat (22/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 12,27 poin (0,31%) ke angka 3.889,523 dengan intraday tertinggi 3.891,212 dan terendah 3.843,022. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang turun 3,67 poin (0,55%) ke posisi 663,853.

Analis dari Asosiasi Ananlis Efek Indonesia (AAEI) Ukie Jaya Mahendramemperkirakan, meski fluktuatif, laju indeks saham domestik cenderung sideways (mendatar) dalam sepekan ke depan. “IHSG memiliki support3.774 dan resistance 3.944,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Peluang datarnya pergerakan indeks, karena peluang pergerakannya sangat berat dalam sepekan ke depanbaik menguat ataupun melemah. “Apalagi, pelemahan IHSG akhir pekan lalu terhitung tipis di tengah pelemahan tajam bursa regional,” ujar dia.

Tipisnya pelemahan indeks akhir pekan lalu, menurutnya, karena tertolong oleh kenaikan 3% saham PT Astra Internasional (ASII) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS). “Saya melihat, volatilitas pergerakan indeks dalam sepekan ke depan akan terjadi secara terbatas,” tandas Ukie.

Sebab, di sisi lain, pelemahan indeks sebelumnya sudah hampir mencapai bottom-nya setelah IHSG bertenger di level yang cukup murah 3.600-an.Apalagi,dengan penurunan harga minyak mentah dunia yang sudah tembus US$80 per barel dan sekarang sudah bertenger di level US$78-an per barel.

Bahkan, kata dia, harga minyak sempat turun ke US$77 per barel. Secara fundamental, dari sisi supply, minyak mengalami oversupply di AS.Karena itu, meski IHSG dan minyak sudah mendekati level dasarnya, IHSG masih berat untuk bangkit yang ditandai dengan reversal naik.

Belum lagi, Moody's Investor Service yang memangkas peringkat 15 bank terbesar dunia.“Jadi, di satu sisi berita-berita, lebih banyak negatifnya, tapi di sisi lain indeks sudah mendekati level bottomnya sehingga untuk menguat dan melemah signifikan jadi berat,”paparnya.

Ukie menjelaskan, IHSG sempat turun ke 3.635 kemudian rebound hingga mencapai 3.900 dan turun lagi ke 3.843. Karena itu, dalam sepekan ke depan, support IHSG di 3.774 dan resistance 3.944.“IHSG masih akan cenderung turun naik. Tapi, testing bottom IHSG kemungkinan akan selesai sehingga meski volatile, indeks akan cenderung datar,” kata Ukie menegaskan.

Di atas semua itu, Ukie menyarankaninvestor jangka menengah-panjang untuk tetap berani mengoleksi saham. “Investor dalam kategori ini jangan terlalu memperhatikan daily trading. Jadi, lebih ke investing jangka panjang saja,” tuturnya.

Meski begitu, untuk investor mid atau short term,Ukie menyarankan untuk melirik saham-saham defensif di sektor consumer goods, grup Astra, infrastruktur, dan industri perdagangan alat berat. Saham-saham pilihannya antara lain PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) yang menurutnya sudah mencapai level tertinggi baru sehingga baru bisa dikoleksi di bawah Rp3.000-an. “Target resistance Rp3.500untuk CPIN,” ungkapnya.

Lalu, PT Indofood Sukses Makmur (INDF) yang bisa diakumulasi di Rp5.000 dengan target resistance Rp5.200. Lalu, saham-saham konglomerasi seperti PT Astra Internasional (ASII) yang boleh dibeli selama berada di bawah Rp7.000 dengan target resistance di Rp7.500.

Saham PT Jasa Marga (JSMR) yang menurut Ukie berpotensi menguat ke level tertinggi baru di Rp5.700 dan di bawah level Rp5.400 baru boleh beli.

Kalau untuk jangka panjang, kata dia, investor bisa melirik saham-saham di sektor baru bara yang sudah murah seperti PT United Tractor (UNTR). UNTR wajib dikoleksi saat harga sahamnya di bawah Rp22.000 dengan target resistance Rp25 ribu. “Secara umum, saya rekomendasikan akumulasi beli saham-saham tersebut dengan pola buy on weakness,” imbuh Ukie.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.