INILAH.COM, Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat A untuk PT Danareksa (Persero).
Selain itu, peringkat tersebut juga untuk obligasi II/2007 perusahaan sebesar Rp500 miliar yang akan jatuh tempo pada 25 September 2012. "Prospek untuk peringkat di atas kami revisi kembali menjadi stabil dari negatif dikarenakan perbaikan yang signifikan dari profitabilitas dan permodalan perusahaan," tutur Analis Pefindo Titan Sjofjan, seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (24/6/2012).
Keuntungan PT Danareksa Perseroa telah kembli positif menjadi Rp147 miliar pada awal tahun 2012 dari kerugian sebesar Rp287,4 miliar pada 2011 yang sebagian besar disebabkan oleh mark-to-market loss saham PT Garuda Indonesia Tbk.
Pada periode sama, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp667,6 miliar dari Rp541,2 miliar yang dimiliki Perseroan ke Trans Airways pada 27 April 2012. Kesiapan perusahaan dalam melunasi obligasi yang akan jatuh tempo di atas didukung oleh dana kas dan setara kas sebesar Rp1,1 triliun. Di samping fasilitas kredit dari bank yang belum terpakai sebesar Rp1,9 triliun pada akhir April 2012.
PT Danareksa Perseroan sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Pada akhir Desember 2011, PT Danareksa Perseroan memiliki 308 karyawan dan jaringan 1 kantor pusat, 22 kantor cabang, dan 13 kantor cabang pembantu untuk mendukung kegiatan sehari-hari bisnis.
PT Danareksa Perseroan adalah induk dari empat anak perusahaan yang menawarkan jasa dalam penjaminan emisi, penasehat keuangan, pialang, aset manajemen dan investasi.