Rabu, 19 Juni 2013 | 03:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa Asia Tak Tertolong, IHSG Terlihat Bearish
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Kamis, 21 Juni 2012 | 16:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Penurunan yang terjadi pada bursa Asia benar-benar tertolong seakan jadi isyarat untuk bersiap atas ‘sesuatu’ yang buruk. IHSG pun terlihat bearish.

Pada perdagangan Kamis (21/6/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) berakhir melemah 42,1 poin atau 1,07% menjadi 3.901,79. Investor asing dalam posisi net buy mencapai Rp23,9 miliar.

Volume perdagangan mencapai 4,6 miliar saham senilai Rp4,06 triliun. Hingga penutupan tercatat 178 saham melemah, 84 saham menguat dan 77 saham stagnan. Indeks JII turun 1,6%, indeks ISSI turun 1,5%, indeks indeks saham unggulan LQ45 turun 1,4% dan IDX30 turun 1,5%.

Pelemahan terdalam dialami saham sektor aneka industri hingga 2,4%, disusul saham sektor konsumer turun 1,7% dan saham sektor manufaktur 1,8%. Meski tertekan sepanjang perdagangan, IHSG masih bertahan di atas level 3.900. Level terendah hari ini di 3.877,51 dan tertinggi di 3.943,55.

Sementara bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 0,9%, indeks Nikkei naik 0,8%, indeks STI turun 0,8%, indeks China turun 1,4%, indeks Kospi turun 0,7% dan indeks ASX turun 1,09%.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, penurunan yang terjadi di pasar Asia tidak tertolong. “Indeks Hang Seng, boro-boro bertahan diatas supportpertama, diatas supportkedua 19.320 saja tidak,” kata dia di Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Karena itu, dia menegaskan, short term trend untukHang Seng Index (HSI) sudah berubah menjadi turun.“IHSG juga, memang berhasil tutup diatas suport kedua 3.897. Tapi, kalau melihat posisinya sangat sudah terlalu jauh dari supportpertama 3.915, signal penutupan IHSG hari ini terlihat bearish,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti ini,Satrio lebih memilih untuk mengamankan posisi. “Securing profit, minimal mengurangi sebagian posisi,” paparnya. “Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) semalam, memang belum memberikan signal bearish. Tapi, Market Asia terlihat mulai bersiap akan sesuatu yang buruk. Market Asia memang belakangan juga sering membuat false signal. Tapi, saya tetap memilih untuk disiplin.”

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.